nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eddy Sindoro Dituntut 5 Tahun Penjara dan Denda Rp250 Juta

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 01 Maret 2019 18:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 01 337 2024619 eddy-sindoro-dituntut-5-tahun-penjara-dan-denda-rp250-juta-ZyV6L8IIFl.jpg Foto: Arie/ Okezone

JAKARTA - Tim Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut pidana lima tahun penjara terhadap mantan Chairman PT Paramount Enterprises, Eddy Sindoro. Selain itu, Jaksa juga meminta agar Eddy membayar denda sebesar Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Jaksa meyakini bahwa Eddy Sindoro bersalah telah menyuap mantan Panitera pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution sebesar Rp150 juta dan 50 ribu Dollar Amerika Serikat terkait pengurusan sejumlah perkara.

"Menjatuhkan pidana oleh karenanya terhadap terdakwa Eddy Sindoro dengan pidana penjara selama lima tahun dan denda 250 juta," ujar Jaksa KPK, Abdul Basir saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

 (Baca juga: Sadapan KPK Ungkap Dugaan Lucas Perintahkan Eddy Sindoro Menetap di Luar Negeri)

Adapun, hal-hal yang memberatkan tuntutan Jaksa terhadap Edy Sindoro karena perbuatannya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Perbuatan terdakwa juga diangap telah merusak citra lembaga ‎peradilan.

 s

Tak hanya itu, Jaksa juga berpandangan bahwa Eddy Sindoro berupaya melarikan diri atau tidak kooperatif selama proses penyidikan. Perbuatan tersebut, kata Jaksa Basir, melanggar tindak pidana.

Sedangkan hal-hal yang meringankan yakni, karena terdakwa bersifat sopan di persidangan dan belum pernah dihukum.

 (Baca juga: KPK Yakin Bukti Rekaman Sadapan Identik dengan Suara Lucas)

Dalam perkara ini, Jaksa meyakini uang yang diberikan Eddy Sindoro kepada Edy Nasution berkaitan dengan proses pelaksanaan aanmaning terhadap PT Metropolitan Tirta Perdana (PT MTP) tdan menerima pendaftaran Peninjauan Kembali (PK) PT Across Asia Limited (PT AAL).

Untuk mengurus perkara tersebut‎, Edy Nasution meminta jatah sebesar Rp500 juta. Permintaan tersebut diamini oleh Eddy Sindoro.

Atas perbuatannya, Eddy Sindoro disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 65 ayat (1) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini