"Jangan lupa juga cermati dan lawan racun demokrasi, yaitu politik uang, kampanye yang berujar kebencian, politisasi SARA, fitnah dan hoaks. Saat ini sangat mengkhawatirkan berbagai racun demokrasi di media sosial yang tentunya sangat mudah diakses oleh masyarat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta untuk mencermati konten dari media sosial yang mengandung ujaran kebencian, politisasi SARA, hoaks dan fitnah. Jangan sampai masyarakat terpengaruh informasi keliru yang berdampak pada rusaknya rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Justru seharusnya harus mengorganisir dan menebar kedamaian, informasi yang mendinginkan dan menyejukan untuk merajut rasa persaudaraan dan persatuan.
"Mari kita jaga persatuan dan kesatuan serta semangat gotong-royong di tengah-tengah masyarakat,” kata Tjahjo.
Kedua, Mendagri juga memaparkan kaitan netralitas dari ASN dalam konteks politik, tetapi sebagai ASN harus tegak lurus dalam konteks pemerintahan pusat sampai daerah.