Lebih lanjut, Mendagri menghimbau seluruh aparatur Pusat sampai daerah untuk membantu sosialisasi Pileg dan Pilpres Serentak 2019 agar tercapainya tingkat partisipasi politik masyarakat.
(Baca juga: Mendagri: Pengembangan SDM Aparatur Program Prioritas pada 2019 sampai 2024)
"Targetan penyelenggara pemilu adalah 78 persen, mudah-mudahan bisa lebih. Kunci dari pelaksanaan sosialisasi tidak hanya dibebankan kepada penyelenggara pemilu, tetapi seluruh aparatur pemerintah, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat untuk ikut membantu, karena Pemilu Serentak kali ini mencoblos 5 surat suara dan dari hasil simulasi proses pemungutan suara yang dibutuhkan 1 orangnya bisa mencapai 11 menitan,” papar Tjahjo dalam keterangan tertulis Puspen Kemendagri yang diterima Okezone.
Pemilu ini kunci suksesnya adalah tingkat partisipasi dari masyarakatnya harus terjamin dalam menjaga legitimasi dari hasil pemilu itu sendiri.
Selain itu, Mendagri tidak bosan-bosannya nenyampaikan untuk mencermati dan melawan ‘racun demokrasi’.