nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Andi Arief Kembali Nge-Tweet Pasca-Ditangkap Terkait Narkoba

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 20:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 05 337 2026264 andi-arief-kembali-nge-tweet-pasca-ditangkap-terkait-narkoba-48717d3Gdz.jpg Andi Arief. (Ist)

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief, kembali menge-tweet di media sosial Twitter miliknya @AndiArief_, pasca-ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri terkait kasus narkoba, akhir pekan kemarin. Dalam cuitannya itu, ia meminta maaf atas penangkapan dirinya.

Ia berkicau di akun Twitternya pada Selasa (5/3/2019), sekira pukul 19.23 WIB. Dalam cuitannya itu, ia menuliskan soal kesalahan yang dapat membuat seseorang terpuruk.

Selain itu, ia meminta maaf karena telah membuat marah dan kecewa sejumlah pihak. Ia meminta doa dari publik sehingga bisa memperbaiki kesalahannya.

"Tak Ingin berakhir di sini. Kesalahan bisa saja membenamkan, namun upaya menjadi titik awal pencarian jalan hidup dengan kualitas berbeda jika benar-benar tak putus asa. Mohon maaf, saya telah membuat marah dan kecewa. Doakan saya bisa memperbaiki salah menuju benar," cuit @AndiArief_, seperti dilihat Okezone.

Kicauan ini menjadi yang pertama. Terakhir kali Andi Arief berkicau di akun Twitter pada 2 Maret 2019 atau sebelum penangkapan dirinya terkait narkoba.

Sebelumnya, Andi Arief ditangkap polisi di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat pada akhir pekan lalu. Dia diduga menggunakan narkoba jenis sabu. Polisi menyebut Andi positif mengonsumsi sabu setelah pemeriksaan urine.

(Baca Juga : Mahfud MD: Polisi Harus Profesional Tangani Kasus Andi Arief)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki waktu 3x24 jam untuk menetapkan status Andi dalam kasus tersebut. Saat ini Andi masih menjalani pemeriksaan intensif.

(Baca Juga : JK: Andi Arief Ditangkap Jangan Salahkan Pemerintah!)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini