nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Longsor Terjang Warga Garut, 3 Orang Luka-Luka dan 89 Jiwa Terancam

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2019 09:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 05 525 2025913 longsor-terjang-warga-garut-3-orang-luka-luka-dan-89-jiwa-terancam-KVR2WnayK7.jpg Longsor (ist)

BANDUNG - Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Neglasari, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut. Dalam kejadian ini, tiga orang mengalami luka berat.

Kejadian tanah longsor, terjadi pada Senin 4 Maret 2019, sore kemarin sekira pukul 15.25 WIB. Sebelum longsor hujan dengan intensitas tinggi terjadi di lokasi tersebut.

 Baca juga: 3 Desa di Bojonegoro Disapu Banjir Bandang dan Tanah Longsor

"Longsor sendiri di picu oleh hujan dengan intensitas tinggi di lokasi kejadian," ujar Pusdalops BPBD Jabar Budi Budiman, saat di konfirmasi pada Selasa (5/3/2019).

 https://img.inews.id/media/822/files/inews_new/2018/04/19/longsor.jpg

Dalam kejadian tersebut, satu rumah mengalami rusak dengan kategori sedang, 17 unit rumah terancam dengan total jiwa terdampak 89 Jiwa, serta 4 tiang listrik roboh.

 Baca juga: Update Korban Longsor Bolaang Mongondow: 7 Tewas & 19 Orang Selamat

Bahkan longsor juga sempat memutuskan akses jalan antar Kampung. Akibatnya untuk sementara waktu, jalan penghubung tersebut tidak dapat dilalui karena ada material longsoran. Namun tindakan cepat BPBD dan dinas terkait lainnya, saat ini jalan sudah dapat dilalui baik oleh roda dua dan roda empat.

"Jalan alternatif terputus antara Kampung Neglasari – Kampung Tegal Biuk dan Jalan penghubung antara Kampung Cipelah, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan," ucapnya.

 Baca juga: 17 Korban Longsor Tambang Emas di Bolaang Mongondow Dievakuasi, 3 di Antaranya Tewas

Adapun upaya dari BPBD Kabupaten Garut dan BPBD Jabar, masih terus melakukan koordinasi untuk penanggulangan bencana. Bersama masyarakat, pembersihan material longsoran serta pembenahan fasilitas umum seperti listrik yang sempat terputus, saat ini tengah dilakukan. Alat berat di turunkan guna membantu pembersihan.

"Tidak ada korban jiwa dan saat ini ketiga korban pun sudah diperbolehkan pulang, setelah mendapat perawatan," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini