nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies: Penjualan Saham di Perusahaan Bir Tak Perlu Kajian!

Antara, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 19:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 12 338 2029042 anies-penjualan-saham-di-perusahaan-bir-tak-perlu-kajian-z07qkyXPTq.jpeg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penjualan saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk tidak perlu dilakukan kajian.

"Ini adalah untuk kita, uangnya Rp1, 2 triliun itu untuk rakyat pilihannya sederhana, bahwa Rp1,2 triliun dipakai untuk membantu usaha produksi bir atau dipakai untuk membantu usaha yang lainnya. Gampang sekali pilihannya dan tidak perlu kajian terlalu rumit," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta seperti dikutip Antaranews, Selasa (12/3/2019).

(Baca Juga: Jumlah Anggota TGUPP Tak Dibatasi, PDIP: Membebani APBD)

Menurutnya, penjualan saham di PT Delta Djakarta Tbk kalau dilihat uangnya justru lebih bermanfaat untuk kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk warga. Saat ini, menurut Anie, untuk melepas saham tersebut tidak disetujui Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi. Bahkan, Anies telah mengirim surat dua kali kepada Ketua DPRD pada 16 Mei 2018 dan 31 Januari 2019.

"Masukan di dalam agenda pembahasan (penjualan saham), begitu agenda pembahasan lalu didiskusikan kalau tidak dimasukan ke agenda pembahasan ya tidak ada diskusi jadi jangan di balik diskusi dulu baru agenda," kata Anies.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi

(Baca Juga: Massa Aksi Minta Penjelasan Anggota DPRD DKI yang Menolak Pelepasan Saham Bir)

Hal tersebut dijelaskannya terkait dengan surat permohonan persetujuan penjualan saham di PT Delta Djakarta Tbk yang dikirim agar dijadikan agenda pembahasan di DPRD. "Karena itu harus pembahasan, masa pembahasan lewat media," kata Anies.

Dijelaskannya, prinsip dasar pemerintah itu bekerja untuk melaksanakan UUD. Pemerintah bekerja mencari keuntungan. Saat ini, kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta hanya sebesar 26,25 persen dari 1970 saham sebesar 23,34 persen hanya sedikit mengalami kenaikan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini