
Hal tersebut hanya bisa dilakukan dengan kebijakan tepat sasaran dan sistem yang bisa membangun masyarakat bawah ke menangah dan menengah ke atas lebih cepat. Salah satunya, yaitu dengan proteksi. Sebab, apa yang berlaku di luar negeri, belum tentu berhasil diterapkan di Tanah Air, karena kondisi masyarakatnya berbeda.
"Saya percaya, hukum pasar bebas itu yang kuat tambah kuat, yang lemah semakin lemah, itu enggak bisa diterapkan di sini," katanya.
(Baca Juga: Rizal Ramli: Pemilu Butuh Saksi karena KPU Tidak Terpercaya)
Konsekuensinya, kata Hary Tanoe, Partai Perindo harus meraih kursi sebanyak-banyaknya di parlemen agar bisa berperan besar membuat kebijakan tepat sasaran guna mempercepat kemajuan Indonesia.
Meski belum masuk parlemen, Partai Perindo sudah aktif membangun masyarakat menjadi produktif. Berbagai program digulirkan, seperti Gerobak Perindo, koperasi nelayan, pemberian mesin perontok padi dan lainnya.