nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akibat Gempa Lombok, 2 Orang Tewas & 40 Turis Terkepung Longsoran

Antara, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 18:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 17 340 2031238 akibat-gempa-lombok-2-orang-tewas-40-turis-terkepung-longsoran-XiRCCICk4o.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MATARAM - Sebanyak dua orang meninggal dunia yang terkena longsoran gempa air terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pascagempa tektonik 5,8 Skala Richter (SR).

Pihak BPBD dan Dikes Pemda KLU telah menerjunkan empat ambulans ke lokasi kejadian bersama personil dan paramedis.

"Baru bisa dievakuasi lima orang, dua orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka, seorang dirawat di Puskesmas Bayan," kata Mujaddid Muhas, Kepala Bagian Humas Pemkab Lombok Utara kepada ANTARA, Minggu (17/3/2019).

Selain itu, ada 40 wisatawan yang terjebak lokasi air terjun Tiu Kelep, didominasi wisman dari Malaysia. Mereka terkepung longsoran di sekitar kejadian. Korban dominan berasal dari wisatawan Malaysia dan domestik.

 ss

Untuk mencapai air terjun Tiu Kelep dibutuhkan waktu sekitar 45 menit dari jalan raya Senaru, wisatawan harus melintasi jalan setapak yang di kiri kanannya terlihat bekas longsoran gempa pada Juli dan Agustus 2018.

Sebelumnya Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR), Minggu (17/3) pukul 14.07 WIB atau 15.07 Wita, namun tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menunjukkan pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,30 lintang selatan dan 116,60 bujur timur dengan kedalaman 10 kilo meter (Km).

Pusat gempa berada di laut pada jarak 24 Km timur laut Kabupaten Lombok Timur, 36 Km timur laut Kabupaten Lombok Utara, 37 Km barat laut Pulau Panjang, Kabupaten Sumbawa, dan 63 Km timur laut Kota Mataram.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini