nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meksiko Menuntut Permintaan Maaf dari Spanyol dan Vatikan karena Penjajahan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 11:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 26 18 2035042 meksiko-menuntut-permintaan-maaf-dari-spanyol-dan-vatikan-karena-penjajahan-NYlG5wg8jI.jpg Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez. Foto/Reuters

MEXICO CITY - Presiden Meksiko mengirim surat kepada Raja Spanyol Felipe VI dan Paus Francis mendesak mereka untuk meminta maaf atas pelanggaran hak asasi manusia selama penjajahan.

Andrés Manuel López Obrador mengatakan bahwa masyarakat asli Meksiko telah menjadi korban pembantaian.

Dalam sebuah video yang direkam di reruntuhan kota kuno Meksiko, ia meminta laporan lengkap tentang pelanggaran tersebut.

"Waktunya telah tiba untuk berdamai. Tapi mari kita minta maaf dulu," katanya mengutip BBC, Selasa (26/3/2019).

Pedang dan salib

Lopez Obrador tak henti-hentinya mengecam Spanyol dan Vatikan.

"Ada pembantaian dan penindasan. Penjajahan yang disebut itu dilakukan dengan pedang dan salib," katanya.

"Mereka membangun gereja mereka di atas kuil (asli)."

Foto/Reuters

Meksiko memiliki populasi Katolik Roma terbesar kedua di dunia, setelah Brasil.

BacaPerangi Pencurian BBM, Presiden Meksiko Dikirim Bom Palsu oleh Anggota Geng

BacaPresiden Baru Meksiko Akan Jual Pesawat Mewah Kepresidenan

Pemerintah di Madrid merespons dengan cepat, dengan tegas menolak permintaannya untuk meminta maaf.

"Kedatangan, 500 tahun lalu, dari Spanyol untuk menghadirkan wilayah Meksiko tidak dapat dinilai berdasarkan pertimbangan kontemporer," kata Spanyol dalam sebuah pernyataan.

"Dua negara saudara kita selalu tahu cara membaca masa lalu kita bersama tanpa kemarahan dan dengan perspektif yang konstruktif," tambahnya.

Kekaisaran Aztec dikalahkan

Penjajahan Spanyol atas Amerika dimulai dengan kedatangan ekspedisi yang dipimpin oleh Christopher Columbus pada 1492.

Penaklukan Meksiko dimulai ketika pasukan kecil yang dipimpin oleh Hernán Cortés, mendarat di negara bagian Veracruz modern pada 1519.

Kekaisaran Aztec yang kuat akhirnya dikalahkan, menandai awal 300 tahun pemerintahan Spanyol.

Foto/Reuters

Meksiko memperoleh kemerdekaan setelah perang yang berlangsung dari tahun 1810 hingga 1821 dan menjadi republik federal pada tahun 1824.

Lopez Obrador berkuasa pada bulan Desember, dengan agenda sayap kiri.

Dia berjanji untuk memberantas korupsi, mengurangi ketimpangan dan mengangkat jutaan orang Meksiko keluar dari kemiskinan.

Hubungan dengan pemerintah kiri-tengah Spanyol sejauh ini bersahabat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini