Ribuan Surat Suara Pemilu di Gunungkidul dan Kulonprogo Rusak

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 26 Maret 2019 13:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 26 606 2035115 ribuan-surat-suara-pemilu-di-gunungkidul-dan-kulonprogo-rusak-VZwS7TrxSC.jpg Petugas pelipatan dan penyortiran surat suara pemilu. (Foto: Kuntadi/Okezone)

GUNUNGKIDUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menemukan ratusan lembar surat suara untuk pemilu dan pilpres yang rusak. Surat suara ini mengalami sobek, lusuh, dan tinta yang warnanya pudar tidak sesuai dengan ketentuan.

Diperkirakan jumlah ini terus bertambah karena proses pelipatan serta penyortiran surat suara masih berlangsung. "Yang rusak kalau 1.000 lebih," jelas Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Gani, Selasa (26/3/2019).

Ia mengatakan, penyortiran dan pelipatan surat suara sudah mulai dilaksanakan sejak 19 Maret. Kegiatan tersebut melibatkan 300 relawan dari PPK dan PPS. Hasilnya, kata dia, mereka menemukan surat suara rusak dan cacat.

Ahmadi melanjutkan, kerusakan surat suara ini akibat beberapa sebab. Mulai proses distribusi, kelalaian petugas penyortiran, hingga ketika proses pencetakan.

"Atas temuan itu kita buat BAP untuk dilaporkan ke pusat untuk pengiriman ulang," tutur Ahmadi.

(Baca juga: 20.975 Surat Suara Rusak Ditemukan di Merangin Jambi)

Kondisi yang hampir sama juga terjadi dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara yang dilaksanakan KPU Kulonprogo. Setidaknya ada sekira 2.040 surat suara rusak dan tidak dipakai. Mulai sobek, terkena noda tinta, pemotongan yang kurang rapi, hingga adanya bekas lipatan dalam kardus dari percetakan.

"Kita sudah temukan 2.040 lembar surat suara yang rusak," terang Ketua KPU Kulonprogo Ibah Mutiah.

Ilustrasi pemilihan umum. (Foto: Okezone)

Ia melanjutkan, kiriman surat suara untuk kebutuhan pemilu di Kulonprogo juga masih terdapat kekurangan sekira 1.865 surat suara. Kiriman yang datang ada 341.591 lembar, belum termasuk kerusakan surat suara yang akan diajukan dalam proses penggantian.

"Kita sempat mengajukan kekurangan sekitar 119, namun datang cuma 113, dan kerusakannya kemarin belum diganti," ucap Ibah.

(Baca juga: 1.700 Surat Suara DPR Ditemukan Rusak di Wonosobo)

Sementara petugas penyortiran Dani wibowo mengatakan tidak ada kesulitan dalam proses pelipatan surat suara. Hanya dalam prosesnya harus lebih berhati-hati.

Dia menuturkan, awalnya hanya ada 29 petugas. Namun untuk mempercepat proses pelipatan, jumlah petugas ditambah hingga 40 orang.

"Kita hanya lebih hati-hati saja agar tidak rusak," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini