nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Magnitudo 5,0 di Sumenep Terasa hingga Denpasar

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 10:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 02 519 2038097 gempa-magnitudo-5-0-di-sumenep-terasa-hingga-denpasar-JgzMzukcum.jpg Ilustrasi gempa. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Gempa berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada hari ini sekira pukul 08.22 WIB. Gempa tersebut terasa hingga kawasan Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi di Jawa Timur serta Kota Denpasar di Provinsi Bali.

"Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Pulau Sapudi dalam skala intensitas III-IV MMI, Situbondo dalam skala intensitas II-III MMI, Banyuwangi, Denpasar, dan Singaraja II MMI," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Selasa (2/4/2019).

(Baca juga: Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sumenep, Tidak Berpotensi Tsunami)

Dari hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada titik koordinat 7,22 lintang selatan dan 114,56 ujur timur atau tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 83 kilometer arah tenggara Kota/Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada kedalaman 5 km.

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif," imbuhnya.

Triyono menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault).

(Baca juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Tenggara, Tidak Berpotensi Tsunami)

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

"Hasil monitoring BMKG sudah terjadi gempa susulan (aftershock) sebanyak dua kali berkekuatan M=3,0 dan M=3,6. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ungkap Triyono.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini