Posko Pemilu di Perbatasan Indonesia-Malaysia Disediakan Dapur Umum

Antara, Jurnalis · Minggu 14 April 2019 18:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 14 606 2043429 posko-pemilu-di-perbatasan-indonesia-malaysia-disediakan-dapur-umum-j85jLXPqJU.jpg Persiapan KPU Kapuas Hulu menghadapi Pemilu 17 April 2019. (Foto: Timotius/Antaranews)

KAPUAS HULU – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia akan mendirikan posko dan dapur umum dalam menyambut pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

"Posko dan dapur umum itu sebagai tempat berkumpulnya sejumlah pihak aparatur negara yang bertugas di perbatasan agar memudahkan dalam memantau dan memonitor pelaksanaan pemilu," kata Camat Badau Adenan ketika dikonfirmasi Antaranews dari Putussibau, Kapuas Hulu, Minggu (14/4/2019).

Ia menjelaskan, posko dan dapur umum itu nantinya melibatkan sejumlah pihak, baik dari kepolisian maupun TNI, sehingga dapat memonitor pelaksanaan pemilu secara bersama-sama. Kecamatan Badau sendiri berbatasan darat dengan wilayah Malaysia, Lubok Antu.

(Baca juga: KPU Sebut Surat Suara Diduga Tercoblos di Malaysia Dianggap Sampah Saja)

Adenan mengatakan, Kecamatan Badau siap melaksanakan pemilu sesuai jadwal yang ditentukan secara nasional. Dalam beberapa kesempatan pun, kata dia, pihaknya sudah seringkali menyampaikan imbauan keamanan serta mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Badau untuk menyukseskan pelaksanaan pemilu.

"Imbau serat sosialisasi sudah sering kami lakukan, baik secara lisan maupun tertulis, sehingga pemilu dapat berjalan aman, lancar, damai, dan sejuk," ucap Adenan.

Pemilu. (Foto: Okezone)

Menurut dia, Kecamatan Badau memiliki sembilan desa yang terdiri dari 28 tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 4.447 orang.

(Baca juga: Pencoblosan di Jakarta, Gubernur Anies: Insya Allah Tertib)

Dirinya mengajak seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk mendatangi TPS dan menggunakan hak pilih dengan cara mencoblos sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, mari kita bersama-sama menyukseskan Pemilu 2019. Kita jaga keamanan dan ketertiban mewujudkan pemilu damai dan jangan golput," ajak Adenan.

Selain itu, Adenan juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu berkembang yang dapat merusak keamanan serta tetap menghargai perbedaan pilihan dalam berdemokrasi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini