Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bengkulu Dikepung Banjir dan Tanah Longsor

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 27 April 2019 |15:38 WIB
Bengkulu Dikepung Banjir dan Tanah Longsor
Banjir Bengkulu (Demon Fajri)
A
A
A

Tingginya intensitas hujan di provinsi Bengkulu, menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi di wilayah provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' ini. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meminta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera lakukan koordinasi agar bencana tersebut segera tertangani.

''Alat berat segera dimobilisasi pada semua titik bencana longsor kemudian lakukan tindakan penangangan agar lalu lintas tidak terputus,'' kata Rohidin, Sabtu (27/04/2019).

Soal keterbatasan alat berat yang dimiliki, sampai Rohidin, agar perusahaan-perusahaan di daerah bisa turut berkontribusi melakukan penanganan dan penanggulangan bencana. Sinergi unit teknis bersama stake holder di daerah diminta segera mengakses sumber daya yang tersedia.

''Dapur umum dan logistik tentunya pada pemukiman terdampak banjir. Akses jalan dan logistik ini harus segera,'' tegas Rohidin.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga mengeluarkan peringatan agar masyarakat waspada. Hujan dengan intensitas sedang hungga lebat disertai guntur/petir terjadi di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Waspada gelombang dengan ketinggian hingga mencapai 3 meter terjadi di wilayah perairan Bengkulu dan sekitarnya.

''Saya minta kehati-hatian dan kesiapsiagaan ketika terjadi bencana, agar yang diutamakan adalah keselamatan jiwa. Kita semua terus memantau agar semua (bencana) ini bisa segera tertangani. Karena kejadian ini hampir merata,'' ucap Rohidin.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement