Bengkulu Dikepung Banjir dan Tanah Longsor

Demon Fajri, Okezone · Sabtu 27 April 2019 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 27 340 2048786 bengkulu-dikepung-banjir-dan-tanah-longsor-i1lvXlOZRr.jpg Banjir Bengkulu (Demon Fajri)

BENGKULU - Hujan dengan intensitas lebat di wilayah provinsi Bengkulu, membuat jalan lintas barat sumatera ditutupi material longsor setinggi sekira 3 meter. Material longsor itu menutupi badan jalan lintas penghubung antar provinsi Bengkulu-Lampung, pada Sabtu (27/4/2019).

Material longsor berupa tanah kuning, bebatuan serta pepohonan tersebut menutupi seluruh badan jalan di desa Tanjung Pandan Kecamatan Kaur Tengah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu. Hingga saat ini material longsor sudah mulai dibersihkan oleh tim gabungan BPBD Kaur dan Dinas PU Kaur.

 Baca juga: Warga Cililitan Berharap Damkar Diterjunkan untuk Bersihkan Lumpur

''Material longsor menutupi seluruh badan jalan. Jalan lintas sempat putus total. Sekarang lagi proses pembersihan. Dua alat berat sudah dikerahkan ke lokasi,'' kata Kabid Pra Bencana BPBD Kaur, Fedi Satia Karsa, saat di konfirmasi Okezone, Sabtu (27/4/2019).

 Longsor bengkulu (Demon Fajri)

Fedi menyampaikan, material longsor tidak hanya menutupi badan jalan lintas, material longsor juga menutupi jalan penghubung antar kecamatan, yakni Kecamatan Luas dan Muara Sahung. Di mana material longsor menutupi seluruh badan jalan di wilayah tersebut.

''Jalan penghubung antar desa di wilayah tersebut belum bisa dilalui. Material longsor masih menutupi badan jalan,'' jelas Fedi.

 Baca juga; Lapak Pedagang di Pasar Jambu Dua Bogor Terendam Lumpur

Tidak hanya di Kaur, bencana alam juga menerjang Kabupaten Seluma, Bengkulu. Hujan dengan intensitas lebat, sejak Jumat 26 April 2019, membuat ratusan rumah di Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma terendam banjir, dengan ketinggian sekira 20 cm hingga 75 cm.

Di mana ratusan banjir itu merendam ratusan rumah di desa Serian Bandung, Talang Alai, Talang Kemang, Jambat Akar Kecamatan Semidang Alas Maras. Bahkan, akses jalan terputus lintas barat, Bengkulu-Lampung, terputus. Lantaran terendam banjir.

Selain di Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma, banjir juga merendam pemukiman penduduk di Kecamatan Seluma Selatan. Di mana pemukiman penduduk di dua desa Sukarami dan Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan ikut terendam banjir. Terlebih jalan penghubung lumpuh total.

''Giat BPBD saat ini melakukan kaji cepat dan mengaktifkan Posko di Kantor BPBD Seluma,'' sampai Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Seluma, Ade, ketika di konfirmasi okezone.

 Baca juga: Aksi Heroik Tim SAR Gabungan Evakuasi Bayi Berusia 11 Hari di Kalibata

Selain di Kabupaten Kaur dan Seluma, bencana alam banjir juga menerjang Kabupaten Lebong, Bengkulu. Bencana banjir itu menerjang Kecamatan Lebong Utara, Amen, Uram Jaya, Lebong Sakti. Sedikitnya, ratusan rumah di wilayah tersebut terendam banjir.

 Banjir Bengkulu (Demon Fajri)

Tidak hanya itu, di daerah tersebut juga dilanda bencana tanah longsor yang terdapat didua titik. Sehingga akses jalan penghubung antar kabupaten Lebong dan Rejang Lebong, lumpuh tutup tertutup material longsor yang menutupi seluruh badan jalan.

''Longsor terjadi di Kecamatan Lebong Selatan dan kecamatan Rimbo Pengadang. Tidak ada korban jiwa. Lalu lintas untuk roda dua dan roda empat belum bisa dilewati, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR. BPBD dari sore kemarin sampai saat ini masih di lapangan,'' jelas Kepala BPBD Lebong Fahrurozi.

Bencana alam banjir juga menerjang Kabupaten Bengkulu Tengah. Di mana banjir menerjang pemukiman penduduk di desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Tidak kurang dari 77 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut musti di evakuasi oleh tim Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu.

''Kami masih melaksanakan evakuasi terhadap korban banjir di Bengkulu Tengah. Saat ini tim juga masih melakukan evakuasi terhadap korban yang terkena dampak banjir,'' kata Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva.

Bencana alam banjir juga menerjang wilayah Kota Bengkulu. Di mana tim SAR Bengkulu mengevakuasi korban banjir di perumahan perumnas kopri Kecamatan Muara Bangkahulu Kota bengkulu. Bencana banjir di wilayah tersebut tim SAR mengevakuasi tidak kurang dari 50 kk.

''Sampai saat ini tim yang melaksanakan evakuasi masih berada di lokasi,'' ujar Mega Maysilva.

Tingginya intensitas hujan di provinsi Bengkulu, menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi di wilayah provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' ini. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meminta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera lakukan koordinasi agar bencana tersebut segera tertangani.

''Alat berat segera dimobilisasi pada semua titik bencana longsor kemudian lakukan tindakan penangangan agar lalu lintas tidak terputus,'' kata Rohidin, Sabtu (27/04/2019).

Soal keterbatasan alat berat yang dimiliki, sampai Rohidin, agar perusahaan-perusahaan di daerah bisa turut berkontribusi melakukan penanganan dan penanggulangan bencana. Sinergi unit teknis bersama stake holder di daerah diminta segera mengakses sumber daya yang tersedia.

''Dapur umum dan logistik tentunya pada pemukiman terdampak banjir. Akses jalan dan logistik ini harus segera,'' tegas Rohidin.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga mengeluarkan peringatan agar masyarakat waspada. Hujan dengan intensitas sedang hungga lebat disertai guntur/petir terjadi di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Waspada gelombang dengan ketinggian hingga mencapai 3 meter terjadi di wilayah perairan Bengkulu dan sekitarnya.

''Saya minta kehati-hatian dan kesiapsiagaan ketika terjadi bencana, agar yang diutamakan adalah keselamatan jiwa. Kita semua terus memantau agar semua (bencana) ini bisa segera tertangani. Karena kejadian ini hampir merata,'' ucap Rohidin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini