nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengungsi, Korban Banjir di Sigi Membutuhkan Makanan hingga Pakaian

Antara, Jurnalis · Senin 29 April 2019 10:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 29 340 2049248 mengungsi-korban-banjir-di-sigi-membutuhkan-makanan-hingga-pakaian-JtkfDQ4mvM.jpg Ilustrasi banjir. (Foto: Okezone)

PALU – Ratusan korban banjir bandang yang menyapu sejumlah desa di Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji dan pakaian layak.

"Saya sekarang menuju Kota Palu, cari bantuan untuk masyarakat kita di sana," kata Rizal, salah seorang korban banjir di Dusun II Desa Bangga, saat dikonfirmasi Antaranews dari Palu, Senin (29/4/2019).

Dia mengatakan, sejak Minggu malam hingga Senin pagi, sebagian warga belum makan karena banjir menyapu tempat tinggal beserta barang-barang di rumah mereka.

Rizal mengungkapkan, warga korban banjir saat ini membutuhkan makanan dan pakaian layak. Korban yang mencapai ratusan orang tersebut, kata dia, tidak bisa lagi mengenakan pakaian yang ada karena terendam banjir disertai lumpur dan material kayu.

Ia mengatakan, banjir bandang tersebut menyapu wilayah Desa Bangga sekira pukul 19.30 Wita setelah hujan mengguyur.

Sungai Bangga yang membelah dua desa di sana meluap hingga menggenangi Desa Bangga dan sekitarnya disertai lumpur serta material kayu.

(Baca juga: Puluhan Rumah Warga Desa Balongga Sigi Rusak Diterjang Banjir)

Rizal mengatakan, setidaknya dua dusun di Desa Bangga paling parah terkena banjir bandang. Masing-masing adalah Dusun I yang didiami 342 kepala keluarga dan Dusun II dengan 298 KK.

Ia menceritakan, pada Minggu siang tanda-tanda bakal terjadi banjir bandang sudah ada, namun warga belum mengungsi. Banjir besar tiba-tiba langsung menghantam sekira pukul 19.30 Wita.

Banjir di Desa Balongga, Kabupaten Sigi. (Foto: Dok ACT)

"Siang itu kami sudah bilang segera mengungsi karena air akan besar, tapi belum ada warga yang mengungsi," kata Rizal.

Akibat banjir bandang tersebut, kata dia, sebagian warga menyelamatkan diri ke atap rumah dan mengungsi ke desa tetangga terdekat.

"Keluarga saya sebagian baru bisa dievakuasi tadi subuh," kata Rizal.

(Baca juga: Ratusan Warga Sigi Mengungsi Setelah Diterjang Banjir Bandang)

Sementara itu, gelombang pengungsian korban banjir terus meningkat. Meski belum diketahui jumlahnya, sejumlah orang menyebut keluarga mereka mengungsi ke desa lain.

"Keluarga saya itu dua kepala keluarga mengungsi ke Desa Sidondo, Kecamatan Biromaru," kata Dedy, warga dari Desa Sidondo.

Dia mengatakan, sebagian keluarganya ada juga yang mengungsi ke Desa Walatana, salah satu desa terdekat dari Desa Bangga.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini