Berdasarkan penyidikan polisi, Nurwanto diduga kuat bersekongkol dengan Nurhayati untuk membunuh Sugimin. Nurwanto tidak hanya mengetahui Nurhayati meracuni Sugimin, tapi juga mengantar istrinya untuk membeli racun tikus.
Aditia menerangkan, Nurwanto memenuhi permintaan Nurhayati yang ingin diantar membeli racun tikus pada 10 April. Namun, kali itu Nurwanto tak ikut menemani saat Nurhayati membeli racun tikus di toko di Kaloran, Giritirto, Kecamatan Wonogiri.
Nurwanto hanya menunggu istrinya di dalam mobil. Berikutnya, Nurwanto membeli sendiri racun tikus itu lalu memberikannya kepada Nurhayati. Pembelian racun tikus dilakukan tiga tahap.
Baca Juga: Tersangka Pembunuh Caleg Golkar Sragen di Wonogiri Ternyata Calon Doktor
Bahkan, Nurwanto ikut memasukkan racun tikus ke dalam dua butir kapsul obat diare yang kemudian diberikan kepada Sugimin pada 11-15 April. Sugimin meninggal dunia pada 16 April dini hari setelah menelan empat butir kapsul obat diare yang berisi racun tikus.