nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditemukan Jenazah Perempuan, Korban Kapal Tenggelam di Sumenep 19 Orang

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 10:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 19 519 2068159 ditemukan-jenazah-perempuan-korban-kapal-tenggelam-di-sumenep-jadi-19-orang-qPhzT5A8U3.jpg Ilustrasi kapal laut tenggelam. (Foto: Okezone)

SURABAYA – Tim SAR Gabungan pada Rabu pagi ini menemukan satu lagi jenazah berjenis kelamin perempuan di sekitar Pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Jenazah tersebut merupakan salah satu penumpang korban tewas Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di perairan Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, pada Senin pagi.

Selanjutnya jenazah dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah Sumenep untuk dilakukan identifikasi. Bila ditotal korban tewas tenggelamnya Kapal Motor Arim Jaya mencapai 19 orang. Sementara dua penumpang lain masih hilang dan terus dilakukan pencarian.

(Baca juga: Begini Kronologi Kapal Motor Arin Jaya Tenggelam di Perairan Giliyang Sumenep)

"Pukul 06.46 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah perempuan di sekitar Pelabuhan Dungkek. Lalu jenazah dibawa ke RSUD Sumenep untuk dilakukan identifikasi," terang Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Rabu (19/6/2019).

Ia mengatakan, total meninggal dunia akibat kapal tenggelam ini berjumlah 19 orang. Sementara dua penumpang lainnya masih hilang dan sedang dilakukan pencarian.

Jenazah perempuan korban tenggelamnya Kapal Arim Jaya. (Foto: Syaiful Islam/Okezone)

"Jumlah penumpang kapal sebanyak 60 penumpang. Korban selamat 39 penumpang. Sedangkan yang masih dinyatakan hilang 2 penumpang," papar Barung.

Seperti diketahui, Kapal Motor Arim Jaya tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi-Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Senin 17 Juni 2019, sekira pukul 07.00 WIB.

(Baca juga: Korban Tewas Kapal Tenggelam di Sumenep Bertambah Jadi 18 Orang)

Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Guwa-guwa, Kecamatan Raas, Sumenep, dengan nakhoda dua orang yakni Arim dan Marwi.

Sesampai di perairan antara Sapudi-Giliyang, kapal motor milik Arim ini disapu ombak besar. Akibatnya, kapal yang membawa 60 penumpang itu terguling dan tenggelam.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini