nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Turun dari Angkot, Seorang Ibu Ditebas Jarinya oleh Pelaku Begal

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 23:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 05 609 2075231 turun-dari-angkot-seorang-ibu-ditebas-jarinya-oleh-pelaku-begal-Jr0GeI5OmW.jpg Seorang ibu ditebas jarinya oleh begal di Makassar (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Seorang ibu rumah tangga di Makassar, jadi korban kekerasan pelaku begal sadis di Makassar, Ibu malang itu dijambret dan ditebas jarinya saat berusaha mempertahankan barang-barangnya. Kejadian ini terjadi pada 2 Juli 2019 di Jalan Minasa Sari, Rappocini, Kota Makassar.

Menerima laporan itu, aparat Polsek Rappocini bersama Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diketahui merupakan remaja berinisial P alias Aco (17) ditangkap bertempat di Jalan Dg Ramang, Kecamatan Biringkanaya Makassar.

Baca Juga: Belum Lama Bebas, Residivis Pencurian Ini Kembali Masuk Bui 

Komandan Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius mengatakan pelaku merampas satu buah tas yang berisi satu unit HP merek Vivo Y71 warna gold serta dompet yang berisikan uang tunai sebesar Rp250 ribu, serta surat-surat penting lainnya.

"Jadi, saat itu korban juga mengalami luka di kedua tangan akibat sabetan senjata tajam pelaku," kata Arten kepada Okezone Jumat (5/7/2019).

Arten menambahkan, penangkapan berawal saat anggotanya melakukan penyelidikan dan ditemukan penadah HP curian itu. Kemudian, dari keterangan pelaku penadah Dg.Nurung yang terlebih dahulu telah di amankan di Mako Polsek Rappocini, polisi kembali meggali keterangan penadah.

"Selanjutnya, anggota berhasil mengetahui keberadaan pelaku dan berhasil mengamankan pelaku Aco di Jalan Dg Ramang beserta satu buah tas hasil kejahatan milik korban," ujar Arten.

pelaku begal ditangkap 

Di hadapan polisi, Aco mengakui perbuatannya telah merampas HP korban bersama dengan Bagong yang lebih dulu diamankan oleh Resmob Polda Sulsel.

"Jadi, pelaku ini beraksi dengan cara berboncengan menggunakan sepeda motor, Bagong sebagai Joki dan Aco sebagai eksekutor melihat korban turun dari mobil angkot lalu kedua pelaku mendekati korban," tutur Arten.

Selanjutnya Aco turun dari sepeda motor dan menarik tas korban. "Karena korban mempertahankan tas miliknya pelaku langsung mengeluarkan senjta tajam jenis pisau dan langsung menebas tangan korban sebnyak tiga kali setelah korban terjatuh Aco mengambil tas milik korban dan kabur," kata Arten.

Baca Juga: Mengaku Polisi, Kakak Beradik Ini Palak Pasangan Muda-mudi 

Saat diminta untuk mencari barang bukti lainnya, namun pada saat di perjalanan pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan polisi dan berusaha melepaskan diri dari kawalan polisi.

"Anggota melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Namun, pelaku tidak mengindahkan selanjutnya anggota melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki," kata Arten.

Selanjutnya, pelaku di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Dari penangkapan itu turut diamankan barang bukti satu buah tas milik korban. Satu unit HP merek Vivo Y71 warna putih.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini