Kala itu di tahun 2015, Sutopo menyambangi Istana, tapi dia tidak turut rapat, dan menunggu bersama wartawan di Kantor Presiden bersama wartawan.
"BBM ini masih dipakai wartawan apa enggak sih?" begitu kira-kira pertanyaan Sutopo pada pewarta. Hal itu dilontarkan karena ia merasa kewalahan menyebar info melalui grup BBM.
Jika Anda pernah pakai BBM, tentu tahu aplikasi tersebut memiliki batasan jumlah karakter ketika mengirimkan pesan. Hal serupa pun dirasakan Sutopo. Pesan yang ditulis panjang, terpotong otomatis jika melebihi batas yang ditentukan. Dirinya pun bingung sendiri, kepotong sampai mana tulisannya.
Mendengar keluhan Sutopo beberapa pewarta pun menyarankan agar dia membuat grup Whatsapp. Sebab seberapa panjang tulisan yang dibuat tidak akan terpotong. Dan anggota grupnya bisa ratusan. "Teman-teman wartawan juga sudah pakai Whatsapp kok pak, enggak cuma BBM," ujar salah satu pewarta meyakinkan Sutopo.
