JAKARTA - Para jurnalis alias awak media diminta langsung menghubungi Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait untuk meng-update segala informasi ikhwal penanganan bencana. Imbauan itu disampaikan pasca-berpulangnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Kapusdatinmas) BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. Namun, hal itu sifatnya hanya sementara waktu.
Ya, sebelum Sutopo wafat, awak media memang kerap mendapat informasi kebencanaan dari Pusat Data, Informasi, dan Humas (Pusdatinmas) BNPB lewat grup WhatsApp ataupun media lainnya.
Kepala Bidang Humas BNPB, Rita Rosita, mengaku tidak bisa berbicara banyak mengenai teknis peristiwa gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang terjadi di Maluku Utara (Malut). Ia mempersilakan awak media langsung mengonfirmasi langsung Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Kalau memang perlu monggo silakan berhubungan dengan BMKG. Kalau kita ditanyai teknis seperti ini, nanti kami menjelaskannya juga kurang paham," ucap Rita saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Sementara itu, Rita mengaku belum mendapat informasi lanjutan dari BPBD setempat perihal perkembangan penanganan pasca-gempa bumi 7,0 magnitudo di Malut kemarin malam. Ia meminta awak media menghubungi langsung Kalaks BPBD setempat.
"Menyangkut perkembangan akibat gempa kemarin, kami belum dapat laporan dari daerah apa saja kerusakan, estimasi kerugian, jumlah korban, sampai sekarang belum kami terima," tuturnya.