Ia menerangkan, di Kota Bitung terdapat alat Tsunami Early Warning System (TsEWS). Alat itu terletak di Kompleks Kantor Wali Kota Bitung dan akan berbunyi seperti suara sirene cukup panjang dan kuat sebagai tanda bahwa ada tsunami setelah terjadi gempa bumi.
Kendati begitu, Maurits menekankan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menjaga keselamatan, tetapi tidak perlu panik.
Baca juga: BMKG: Delapan Kali Gempa Susulan Terjadi Guncang Malut
"Tidak perlu panik, namun tetap harus waspada dan senantiasa mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG yang selalu di-update," ujar dia.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.