JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia telah memanggil pihak aplikasi game yang dinilai rentan dipakai untuk kejahatan seksual terhadap anak. Aplikasi itu adalah HAGO.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Riki Arif Gunawan mengatakan pihaknya telah memanggil pihak HAGO.
Dalam pertemuan yang berlangsung, pihak HAGO menyatakan bakal memblokir otomatis penyebaran nomor telefon pribadi dan menjaga kerahasiaan data pribadi.
"Artinya monitoring sudah dilakukan oleh aplikasi itu bahwa dia akan mencabut atau menghilangkan nomor-nomor telepon di dalam itu," ujar Riki dalam Diksusi Polemik MNC Trijaya bertajuk 'Child Grooming dan Darurat LGBT' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.
