Atas kejadian ini Supriyadi mengaku kecewa pada pelayanan yang disediakan Pemkot Tangerang, terlebih pada pelayanan darurat seperti mobil jenazah dan ambulans.
"Saya paham kondisi dia (petugas ambulans-red) makanya saya bawa sendiri jenazah Husein. Di Puskesmas juga ponakan saya sudah dibantu dengan dimandikan dan dibersihkan saya berterima kasih," ucapnya.
Supriyadi berharap ke depannya Pemkot Tangerang dapat meningkatkan pelayanan publik, terutama di puskesmas. Apalagi puskesmas kerap kali menjadi fasilitas yang paling pertama dituju oleh masyarakat dalam keadaan darurat.
Baca Juga : Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka
"Semoga dengan adanya kejadian ini ke depannya puskesmas menambah fasilitas seperti mobil jenazah. Karena mau gimanapun orang yang sudah meninggal harus segera dikebumikan," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Puskesmas Cikokol Tangerang menolak mengantar jasad Husein menggunakan mobil ambulans. Hal tersebut dikarenakan adanya standar operasi prosedur (SOP) yang memisahkan antara mobil ambulans untuk pasien dan mobil jenazah. Husein sendiri merupakan salah satu dari korban yang tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat, 23 Agustus 2019.
Baca Juga : Jenazah Korban Tenggelam Digendong hingga Rumah Duka, Ini Kata Dinkes Tangerang
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.