nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aktivis Hong Kong Imbau Kanselir Jerman Hati-Hati Berbisnis dengan China

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 14:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 04 18 2100548 aktivis-hong-kong-imbau-kanselir-jerman-hati-hati-berbisnis-dengan-china-S5aVzgN2tf.jpg Kanselir Jerman Angela Markel. (Foto/Reuters)

BERLIN - Beberapa hari sebelum Angela Merkel pergi untuk melakukan kunjungan ke Beijing, China, para aktivis Hong Kong telah menulis surat kepada Kanselir Jerman itu untuk memintanya agar berhati-hati dalam menjalin bisnis dengan pemerintah pusat China.

Dalam sebuah surat terbuka kepada Merkel yang diterbitkan di surat kabar Bild pada Rabu (4/9/2019, para aktivis termasuk Joshua Wong, ketua organisasi Demosisto yang pro-demokrasi, mengatakan Jerman harus berjaga-jaga saat berurusan bisnis dengan China.

Foto/Reuters

Baca juga: Carrie Lam: Saya Tak Pernah Ajukan Pengunduran Diri ke Beijing

Baca juga: Polisi Hong Kong Tangkap Demonstran Berusia 12 Tahun

Hong Kong dalam keadaan kritis sejak pemerintahnya mengumumkan akan mengekstradisi tersangka ke China daratan, sebuah langkah yang dipandang akan mengikis demokrasi serta hukum Hong Kong.

"Kanselir Merkel, Anda dibesarkan di Jerman Timur," tulis Wong. “Anda pada mulanya mengalami kengerian rezim diktatorial. Kami ingin Anda menunjukkan keberanian dan tekad terhadap rezim otoriter dan tidak adil yang mengilhami Jerman dan Eropa sebelum berakhirnya Perang Dingin."

"Jerman harus berjaga-jaga melakukan bisnis dengan China, karena China tidak mematuhi hukum internasional dan telah berulang kali melanggar janjinya," tulis Wong dalam surat itu, yang ditandatangani juga oleh Joephy Wong dan Alice Yu, seniman dari Hong Kong yang sekarang tinggal di Jerman.

Foto/Reuters

Merkel selama 40 tahun tinggal di Jerman timur yang Komunis. Ia bekerja sebagai ilmuwan riset sampai akhir Perang Dingin, sebelum Jerman kembali menyatu pada 1990.

Meskipun Merkel tidak pernah menjadi salah satu aktivis pro-demokrasi yang menentang penindasan rezim yang didukung Soviet, ia masuk ke politik saat Jerman bersatu dan menjadi titik balik terpenting dalam hidupnya.

Joshua Wong Ditangkap

Joshua Wong telah ditangkap di Hong Kong. Hal itu disampaikan oleh organisasi Demosisto yang dia dirikan melalui sebuah pernyataan.

Demosisto mengatakan bahwa Wong "didorong paksa ke dalam mobil pribadi di jalan" saat berjalan ke stasiun kereta pada Kamis (29/8), sekira pukul 07.30 waktu setempat. Menurut keterangan Demosisto, Wong dibawa ke markas kepolisian di Wan Chai.

Foto/Reuters

Keterangan Demosisto yang dilansir BBC, Jumat (30/8) mengatakan bahwa Wong menghadapi tiga dakwaan, tetapi belum jelas dakwaan apa saja yang dimaksud.

Penangkapan aktivis itu terjadi sehari sebelum digelarnya rencana demonstrasi yang belum menerima persetujuan polisi.

Sementara itu, aktivis pro-kemerdekaan Hong Kong, Andy Chan mengatakan bahwa dia juga telah ditahan oleh polisi saat akan terbang dari Hong Kong ke Jepang pada Kamis malam.

Menurut keterangan polisi yang dikutip media lokal HKFP, Chan ditangkap karena dicurigai melakukan kerusuhan dan menyerang seorang petugas polisi.

Pada Rabu, polisi mengatakan bahwa sekitar 900 orang telah ditangkap sejak demonstrasi, yang dipicu oleh RUU ekstradisi yang kontroversial, dimulai pada awal Juni. Dengan RUU ekstradisi sekarang ditangguhkan, aksi unjuk rasa telah berkembang menjadi gerakan pro-demokrasi yang lebih luas menuntut reformasi demokrasi dan penyelidikan atas dugaan kebrutalan polisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini