nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duga Iran Dalang Serangan Fasilitas Minyak Saudi, Trump: Kami Tidak Ingin Perang

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 14:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 17 18 2105890 duga-iran-dibalik-serangan-fasilitas-minyak-saudi-trump-kami-tidak-ingin-perang-3xmOdgveUt.jpg Presiden AS Donald Trump. (Foto/Reuters)

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menduga bahwa Iran dalang serangan terhadap fasilitas kilang minyak Arab Saudi, tetapi dia ingin memastikan dan dia berharap untuk menghindari perang.

"Jelas terlihat seperti itu pada saat ini," kata Trump kepada wartawan ketika ditanya apakah dia yakin Iran melakukan serangan itu melansir AFP, Selasa (17/9/2019).

Meski demikian Trump tetap menunggu bukti yang memastikan bahwa Iran melakukan serangan.

"Kami ingin menemukan secara pasti siapa yang melakukan ini," kata dia.

"Kami akan mencari tahu dengan sangat rinci dalam waktu dekat," lanjutnya. "Kami memiliki lokasi persis dari semuanya.

Baca juga: Houthi Serang Fasilitas Minyak Saudi, Lumpuhkan Sebagian Pasokan Dunia

Baca juga: Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi, Sebut Tuduhan AS "Kebohongan Maksimum"

Trump memastikan bahwa AS sangat menghindari perang.

"Kami tidak ingin perang dengan siapa pun, tetapi kami siap lebih dari siapa pun," tambahnya.

Foto/Reuters

Trump mengatakan Amerika Serikat akan berbicara dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab.

"Kami juga berbicara dengan Eropa," katanya, "Banyak negara yang kami hadapi, apakah itu Prancis, Jerman, dan sebagainya, berbicara dengan orang yang berbeda dan mencari tahu apa yang mereka pikirkan.

"Tetapi saya akan memberi tahu Anda bahwa itu adalah serangan yang sangat besar," katanya.

Trump berbicara kepada wartawan setelah Menteri Pertahanan AS Mike Esper mengatakan militer AS sedang mempersiapkan tanggapan terhadap serangan terhadap fasilitas minyak Saudi.

Setelah memberi pengarahan kepada Trump di Gedung Putih, Esper menuding Iran sebagai pihak yang merusak tatanan internasional, tanpa secara langsung menyalahkan Teheran atas serangan kilang Saudi.

Pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan kilang minyak Saudi.

Namun koalisi pimpinan Saudi yang memerangi Houthi mengatakan sebelumnya bahwa senjata yang menyerang kilang adalah buatan Iran, dan masih belum jelas dari mana mereka diluncurkan.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini