Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahasiswa Meninggal saat Diksar, Begini Penjelasan Unila

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Selasa, 01 Oktober 2019 |17:14 WIB
Mahasiswa Meninggal saat Diksar, Begini Penjelasan Unila
Ilustrasi Universitas Lampung (Unila) (foto: Dokumentasi Unila)
A
A
A

BANDAR LAMPUNG- Rektorat Universitas Lampung bererak cepat menyelesaikan soal adanya duka yang tengah menimpa kegiatan mahasiswa tingkat fakultas. Bahkan sebagai konfirmasi Rektorat juga menyebut dan memastikan Bahwa mahasiswa yang meninggal dan mengalami kecelakaan serta luka saat Diksar, bukan dari UKM Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Lampung (Mapala Unila).

Wakil rektor Bidang kemahasiswaan, Prof Aom Karomani menyebut bahwa insiden itu kini sedang ditangani pihak Dekan dan Wakil Dekan FISIP Unila, namun terkait adanya berita tak terkonformasi yang menyebut kejadian itu di ranah Mapala Unila adalah tidak benar dan tidak ada hubunganya.

“Bukan, bukan Mapala Unila Itu ya, jangan salah paham itu pecinta alam tingkat Fakultas, itu ranahnya dekan dan Wakil dekan, ni lagi bantu kita komunikasikan,” ujar Prof Aom Karomani dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Selasa (1/9/2019).

Mahasiswa Unila Tewas saat Diksar (Foto: iNews)	 

Dijelaskanya, Mapala Unila adalah UKM tingkat Universitas itu berbeda, baik jalur dan koordinasinya, terkait Mapala Unila sendiri memang sedang baru selesai melakukan Diklat tapi semua sukses dan berjalan lancar dengan melahirkan enam ornang calon baru.

“Kalau Mapala Unila ini kan tingkat Universitas, jadi enggak ada hubunganya, beda jalur koordinasinya, kalau Mapala Unila sudah clear ya, mereka baru diksar juga tapi sukses dan enggak ada masalah, mereka juga sudah punya SOP dan semua kegiatannya teritegrasi,” jelas Profesor yang juga merupakan satu dari tiga Calon Rektor Unila saat ini.

Saat disinggung mengenai duka yang menimpa kegiatan mahasiswa pecinta alam tingkat fakultas itu. Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang membantu menyelesaikan permasalahan ini dengan mengumpulkan Dekan dan para Wakil dekan.

“Siang ini kita rapat yah dengan Dekan dan Wakil Dekan, pasti kita responsiflah, meskipun otonominya ada di tingkan Dekanat, walau bagaimanapun kita satu kesatuan, nanti kita bantu cari formula dan solusinya bersama,” demikian Aom Karomani.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement