Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tunggu Hari Kiamat, Sebuah Keluarga Terisolasi di Ruang Rahasia Selama 9 Tahun

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 16 Oktober 2019 |10:29 WIB
Tunggu Hari Kiamat, Sebuah Keluarga Terisolasi di Ruang Rahasia Selama 9 Tahun
Rumah pertanian di mana keluarga itu ditemukan. (Foto: Reuters)
A
A
A

RUINERWOLD - Sebuah keluarga beranggotakan enam orang telah diselamatkan dari sebuah ruang bawah tanah rahasia di sebuah rumah pertanian di Belanda setelah putra sulungnya melarikan diri dan mencari bantuan ke pub terdekat. Keluarga itu telah hidup dalam isolasi total selama sembilan tahun, “menunggu datangnya hari kiamat”.

Polisi mendatangi rumah pertanian terpencil di Ruinerwold, Belanda itu setelah pria, yang merupakan putra pemilik rumah, melarikan diri pada Minggu malam dan berlari ke sebuah pub terdekat untuk meminta bantuan. Pria itu menjelaskan bahwa dia pergi pada malam hari karena “tidak mungkin keluar di siang hari", penampilannya kotor, tidak terurus, dan tampak bingung.

Menurut pemilik pub, pria muda itu mengatakan dia tinggal di pertanian bersama saudara-saudaranya dan bahwa dia "ingin mengakhiri cara mereka hidup". Demikian Diwartakan RT, Rabu (16/10/2019).

Berdasarkan laporan media Belanda, anak-anak dan seorang lelaki yang terbaring di tempat tidur, yang semula diyakini sebagai ayah mereka, telah hidup bersembunyi di ruang bawah tanah rumah pertanian itu selama sembilan tahun, menunggu "akhir zaman". Pria bernama Josef B., 58 tahun, seorang tukang yang diketahui sebagai satu-satunya orang yang menyewa rumah itu sebelumnya, ditangkap di tempat kejadian karena menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan.

Anak-anak yang bersaudara itu tinggal di ruang bawah tanah rumah, yang hanya dapat diakses melalui tangga tersembunyi di balik lemari di ruang tamu. Mereka dilaporkan tidak mengetahui ada orang lain di dunia ini karena lama terisolasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement