nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jatim Dikepung Karhutla, Khofifah Minta Ponpes Salat Istisqa di Hari Santri

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 22 Oktober 2019 12:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 22 519 2120097 jatim-dikepung-karhutla-khofifah-minta-ponpes-salat-istisqa-di-hari-santri-cjwDJUiqOT.jpg Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone/Avirista)

MALANG - Banyaknya lahan di Jawa Timur yang terbakar membuat Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta pondok pesantren (Ponpes) melakukan salat istisqa atau salat meminta hujan pada momen peringatan hari santri nasional.

"Mohon warga Jawa Timur terutama pesantren, apalagi hari santri saya mohon hadiah dari pesantren untuk salat istisqa'," ujar Khofifah pada Selasa (22/10/2019).

Ia menyebut salat istisqa sempat dilakukan pada dua minggu lalu, hasilnya BMKG mencatat lima kabupaten di Jawa Timur sudah mendung dan esok harinya turun hujan.

"Kemarau ini kan luas dan panjang, maka kita butuh lebih banyak kekuatan yang berkenan untuk berikan hadiah dengan munajat salat istisqa di banyak titik di Jatim," bebernya.

Baca Juga: 23 Kasus Kebakaran Hutan di Jatim Mayoritas karena Ulah Manusia

Khofifah mengandaikan jika 50 persen Ponpes di Malang Raya, Kediri dan Jombang, dan se- Jawa Timur melakukan salat istisqa', berharap hujan segera turun.

"Mudah-mudahan kalau se-Jatim melakukan salat, Allah segera menurunkan hujan barokah. Yang bisa padamkan karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dan beri sumber air kehidupan bagi masyarakat Jawa Timur," tukasnya.

Sebagai informasi sejumlah kawasan di Jawa Timur tengah diterjang kebakaran lahan. Kebakaran terjadi di kawasan hutan pegunungan, mulai di Gunung Kawi, Arjuno, Semeru, Argopuro di Probolinggo, Gunung Ranti, hingga kawasan Kawah Ijen di Banyuwangi juga terbakar.

Selain itu sejumlah daerah dinyatakan mengalami kekeringan dan hari tanpa hujan, hal ini membuat BPBD setempat melakukan penyaluran air bersih ke warga.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini