nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Bumi Tektonik M6,8 Guncang Mindanao, Terasa Sampai di Sulut

Subhan Sabu, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 11:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 29 340 2123002 gempa-bumi-tektonik-m6-8-guncang-mindanao-terasa-sampai-di-sulut-iamlwkX0mu.jpg Ilustrasi Gempa Bumi (foto: Shutterstock)

MANADO - Sebagian wilayah Mindanao Filipina diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M 6,8 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 6,6.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.74 LU dan 125.18 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada kedalaman 15 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya sesar lokal.

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda, Pulau Morotai Dilanda Gempa Darat 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (Strike-Slip)," ujar Kepala Seksi Data dan Info BMKG Sulut Edward H Mengko, Selasa (29/10/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya Lima aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitude terbesar 5,4.

Kepada masyarakat Mengko menghimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," kata Mengko

Guncangan gempabumi ini dirasakan juga di Tahuna, Kabupaten Sangihe dan Melonguane, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara dengan skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI).

"Di Tahuna juga terasa," ujar Kepala Pelaksana BPBD Sangihe Revolius Pudihang

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Jayapura 

Gempa juga terasa di Salili, Siau Tengah, Kabupaten Kepulauan Sitaro dengan skala I MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini Tidak berpotensi Tsunami," ucap Mengko. 

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini