"Dari 39 pengedar itu, didominasi pekerjaannya adalah buruh. Bahkan, dari 39 pelaku ini, satu di antaranya perempuan yang juga sebagai pengedar narkoba," ujar Matrius.
Matrius menyebutkan, saat ini ada tiga jenis narkoba yang paling banyak beredar di Purwakarta. Yaitu, sabu-sabu, ganja dan tembakau gorila.
Dengan kondisi ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk terus bersinergi dengan petugas kepolisian. Mengingat, peredaran narkoba ini sudah sangat memrihatinkan.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo, mengatakan, dalam tiga bulan terakhir ada 29 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari 29 kasus itu, pelakunya sebanyak 39 orang. Termasuk, dua kurir yang tertangkap tangan oleh warga, saat sedang menempelkan sabu-sabu di dinding sekolahan.
"Selain itu, dalam tiga bulan sejak Juli sampai akhir Oktober, ada 20 kasus yang sudah P21," ujar Heri.
Heri menyebutkan, dari 39 kasus ini, pihaknya menyita barang bukti yang cukup lumayan. Yakni, mencapai 3,5 kilogram ganja kering. 100 gram sabu-sabu. Serta 350 gram tembakau gorila.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.