Rumah DP 0 Rupiah ditujukan bagi warga DKI Jakarta dengan penghasilan Rp4 juta – Rp7 juta per bulan. Mereka yang berhak adalah warga yang belum memiliki rumah dan tidak sedang mencicil rumah. Tipe rumah yang ditawarkan berupa tipe studio dengan 1 kamar dan 2 kamar, serta tipe 36.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap rumah DP 0 Rupiah bisa membawa kebahagiaan bagi warga yang selama ini mendambakan hunian sendiri. "Jadikan rumah ini menjadi rumah yang surga bagi keluarga-keluarga yang tinggal di dalamnya," kata Anies dalam acara festival rumah DP Nol Rupiah di Jakarta, akhir Agustus lalu.
Anies berharap para penghuni perumahan DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa memanfaatkan moda trasportasi yang ada. Dari perumahan, tak sulit menjangkau halte busway dan moda transportasi lain yang terintegrasi dengan Jak-Lingko. "Kami datang ke sini menggunakan bus TransJakarta. Tepuk tangan untuk TransJakarta yang sudah menyiapkan rute ini," pujinya.
Untuk memiliki hunian tanpa uang muka, warga DKI Jakarta harus melewati sejumlah tahapan. Mulai dari pendaftaran, verifikasi data oleh Pemda dan Bank DKI Jakarta, dan bila dinyatakan lolos verifikasi, maka calon pembeli berhak melajutkan ke proses akad. (cm)
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.