nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Penipuan Akumobil, Polisi Sita Mobil Mewah hingga Motor Sports

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 08 November 2019 15:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 08 525 2127396 kasus-penipuan-akumobil-polisi-sita-mobil-mewah-hingga-motor-sports-Ha4RWxCJ7L.jpg Kasus Penipuan Akumobil, Porestabes Bandung Sita Mobil Mewah hingga Motor Sports (foto: Okezone/CDB Yudistira)

BANDUNG - Polisi tengah menelusuri seluruh aset PT Akumobil, yang telah dilaporkan dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan.

Dari hasil penelusuran, polisi telah menyita beberapa mobil mewah, motor sports, furniture serta pemblokiran rekening bank.

Baca Juga: Akumobil yang Terjerat Penipuan Ternyata Tak Terdaftar di OJK 

"Ada tujuh mobil dan sejumlah furniture," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai, Jumat (8/11/2019).

Tujuh kendaraan itu antara lain, empat unit Fortuner keluaran terbaru, satu Honda‎ Mobilio, truk derek dan satu pick up bertuliskan Akumobil, serta lima kendaraan roda dua jenis motor sports.

"Semuanya dibeli menggunakan dana konsumen, kemudian kami sita," ucapnya.

Kasus Penipuan Akumobil, Polisi Sita Mobil Mewah hingga Motor Sports (foto: Okezone/CDB Yudistira)	 

Kemudian pihaknya juga telah mengajukan untuk pemblokiran rekening bank atas nama PT Akumobil serta rekening pribadi milik dirut PT Akumobil atas nama Bryan, yang saat ini berstatus sebagai tersangka.

"Kami juga sedang mengejar aset lainnya di luar Kota Bandung," ujar Rifai.

Saat disinggung mengenai tanah dan bangunan yang disita, Rifai belum dapat memastikan belum menemukannya dan akan dilakukan penelusuran bersama dengan PPATK. Polisi akan menelusuri aliran dana perusahaan hingga ke luar kota dalam waktu dekat ini.

"Sementara kita belum temukan adanya aliran dana untuk membeli aset berupa tanah," tutur dia.

Pihak kepolisian pun belum dapat memastikan adanya dugaan pencucian uang dalam kasus dugaan penipuan ini.

Baca Juga: Diduga Penipuan, Direktur & Staf Akumobil Diperiksa Polisi 

Terkait dengan penetapan tersangka, Bryan oleh polisi disangkakan dengan Pasal 378 dan 372 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun.

Untuk diketahui, kasus penipuan ini bermula saat Aku Mobil menawarkan harga mobil baru dengan pasaran di atas Rp150 juta dengan harga setengahnya.

Ratusan orang tertarik dengan program itu kemudian menyetorkan rata-rata minimal Rp50 juta lebih untuk membeli mobil seperti Honda Brio, Toyoya Agya, Calya Daihatsu Sigra hingga Alya. Namun, hingga waktu yang ditentukan, mobil tersebut tidak kunjung diterima. Korban pun melaporkan kasus itu ke polisi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini