Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dipicu oleh awan Cumulonimbus. “Tandanya ketika pagi hingga siang hari panas terik. Lalu pada siang hari atau menjelang sore muncul awan CB yang hitam dan gelap,” sebutnya.
Rendi mengatakan angin puting beliung memiliki karakteristik berupa durasi yang singkat atau sekitar 10 menit, sangat lokal dengan luasan berkisar 5 km sampai 10 km sehingga sulit diprediksi. Selain itu, kata dia angin puting beliung kecil kemungkinan terjadi kembali di tempat yang sama.
Seperti diwartakan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Jateng selatan pada Kamis siang, bahkan mengakibatkan pohon tumbang di beberapa wilayah Kabupaten Banyumas. Selain itu, atap sejumlah rumah warga Desa Linggasari, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, juga diporakporandakan oleh angin kencang.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.