Awal tahun ini sebuah studi pemerintah AS melacak ada lebih dari 150.000 senjata api, termasuk senapan serbu, yang didapat dari penjahat Meksiko ke masuk ke toko-toko senjata dan pabrik di AS. Di bawah undang-undang anti-teror AS, mereka yang membeli senjata dari kartel dapat menghadapi hukuman yang jauh lebih berat.
Dalam pernyataan sebelumnya, kementerian luar negeri Meksiko mengatakan negara itu menginginkan langkah-langkah untuk mengurangi aliran senjata dan uang dari AS ke kartel serta upaya untuk menghentikan pergerakan narkoba di wilayahnya yang melintasi perbatasan AS.
Perang obat bius brutal di Meksiko merenggut ribuan nyawa setiap tahun, ketika kelompok-kelompok perdagangan yang kuat bertempur untuk perebutan wilayah dan pengaruh.
Pada 2017, lebih dari 30.000 orang tewas di negara itu, dengan tingkat pembunuhan meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak 2006.
Kartel mengendalikan wilayah yang luas dan juga bertanggung jawab atas korupsi politik, pembunuhan dan penculikan. Awal pekan ini setidaknya 13 petugas polisi tewas dalam serangan di negara bagian Michoacan barat dalam serangan yang diyakini dilakukan oleh kartel Generasi Baru Jalisco.
Dalam insiden di bulan Oktober, ratusan pria bersenjata dari kartel Sinaloa mengalahkan pasukan keamanan di Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa. Mereka menyandera petugas dan memaksa pemerintah untuk melepaskan pemimpin kartel yang ditangkap, Ovidio Guzmán, putra mantan penguasa narkoba Joaquín "El Chapo" Guzmán.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.