nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan di Medan Curi Mobil Orangtua Sendiri untuk Pesta Narkoba

Rabu 04 Desember 2019 02:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 04 608 2137650 perempuan-di-medan-curi-mobil-orangtua-sendiri-untuk-pesta-narkoba-LEuqIEA3iF.jpg Ilustrasi penangkapan dalang pencurian mobil. (Foto: Shutterstock)

MEDAN – Lantaran kecanduan narkoba, seorang perempuan di Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, nekat menjadi otak pencurian mobil milik orangtuanya. Pelaku merekrut lima temannya sesama pecandu narkoba untuk bekerja sama mencuri di rumahnya.

Perempuan berinisial SP tersebut ditangkap anggota Polsek Medan Sunggal usai mencuri mobil orangtuanya yang terparkir di halaman rumah. Polisi juga menangkap pelaku lain yakni HA alias Irul (41), ER (35), RU (39), dan RI alias Iwan (35). Sementara satu pelaku HE masih buron.

Baca juga: Pelajar SMK di Purwakarta Telan Sabu untuk Kelabui Polisi 

Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV ini terjadi pada Minggu 1 Desember 2019 dini hari. Pencurian terjadi di Jalan Stasiun, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumut.

Berkat rekaman ini, polisi berhasil menangkap lima anggota komplotan pencuri mobil tersebut dengan dalangnya anak kandung korban.

Baca juga: Lempar Bola Tenis, Modus Baru Selundupkan Narkoba ke Dalam Lapas 

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan pelaku mengajak beberapa teman pria untuk mencuri mobil pikap berpelat nomor BK-8350-DC milik ayahnya yang terparkir di dalam pekarangan rumah. Diduga uang hasil penjualan mobil itu akan digunakan untuk pesta narkoba.

"Awalnya kami menduga ini merupakan pencurian dengan pemberatan karena terjadi di malam hari dan pelakunya banyak," kata Yasir saat ekspose kasus, Selasa 3 Desember 2019, seperti dikutip dari iNews.id.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap para pelaku. Baru diketahui bahwa otak pencurian merupakan anak kandung korban.

"Semua pelaku memiliki peran berbeda," kata Yasir.

Baca juga: Pengedar Narkoba Jaringan Internasional Ditembak Mati Polisi 

Ia mengatakan, kronologi pencurian dimulai saat pelaku SP mengambil kunci mobil milik orangtuanya. Bersama pelaku ER, mereka mencari orang yang dapat melakukan pencurian.

Keduanya lalu bertemu HA alias Irul yang kemudian menyuruh temannya HE yang dapat mengemudikan mobil.

Baca juga: Serang Polisi dengan Pisau, 2 Tersangka Kasus Narkoba Tewas Ditembak 

Mobil curian ini dijual pelaku seharga Rp14 juta, namun baru dibayar Rp12 juta. Sementara uang yang tersisa saat pelaku ditangkap hanya Rp2,8 juta.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 367 tentang Pencurian dalam Keluarga. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini