nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi di Perbatasan Pikul Bantuan Sambil Arungi Banjir Setinggi Dada Orang Dewasa

Ade Putra, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 22:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 15 340 2142170 polisi-di-perbatasan-pikul-bantuan-sambil-arungi-banjir-setinggi-dada-orang-dewasa-3gkdxaHkLP.jpg Polisi di Perbatasan Pikul Bantuan Sambil Arungi Banjir Setinggi Dada Orang Dewasa (foto: Okezone/Ade Putra)

BENGKAYANG - Banjir bandang yang terjadi sejak dua pekan terakhir masih bertahan di beberapa wilayah di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Akibatnya, puluhan rumah di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia itu, sampai sekarang masih terendam.

"Berdasarkan hasil pendataan, rumah yang terkena banjir sebanyak 23 Kk (Kepala Keluarga) dan warga masih bertahan di rumah masing-masing," ungkap Kapolsek Jagoi Babang AKP Hoerrudin, Minggu (15/12/2019).

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Sabulussalam Aceh, Belasan Petani di Sawah Terseret Arus 

Melihat kondisi ini, lanjut Hoerrudin, ia dan Panit Lidik Polsek Jagoi Babang Bripka Heriyanto, Panit Lantas Polsek Jagoi Babang Bripka Nurianto, Kasium Polsek Jagoi Babang Bripka Purwanto serta delapan personel Polsek Jagoi Babang turun ke lokasi banjir.

"Jadi, sejak Kamis 12 Desember 2019 siang kami telah melaksanakan bakti sosial penanggulangan awal terhadap korban banjir di RT 9 Sentabeng, Dusun Kindau, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang," jelasnya.

Polisi di Perbatasan Pikul Bantuan Sambil Arungi Banjir Setinggi Dada Orang Dewasa (foto: Okezone/Ade Putra)	Polisi di Perbatasan Pikul Bantuan Sambil Arungi Banjir Setinggi Dada Orang Dewasa (foto: Okezone/Ade Putra) 

Hoerrudin melanjutkan, rombongan Polsek Jagoi Babang hari itu berangkat dari markasnya sekira pukul 08.30 Wib. Menggunakan kendaraan dinas roda dua. Karena banjir cukup tinggi, terpaksa perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Tiba di Sentabeng, sekira pukul 11.00 Wib. Hoerrudin dan anggotanya kemudian mengunjungi beberapa warga yang menjadi korban banjir dan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang diterima Ketua RT setempat, Candra.

Baca Juga: Korban Banjir Bandang Solok Selatan Krisis Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Hujan 

Selain memberikan bantuan, ia juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada warga yang sakit dan ingin dievakuasi dari rumah agar segera menghubungi Polsek Jagoi Babang melalui Ketua RT dan Bhabinkamtibmas Desa Sekida.

"Sampai saat ini, kondisi air masih bertahan. Namun, tidak ada korban jiwa terkait banjir di sana. Kita terus melalukan pemantauan dan siap mengevakuasi," tutupnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini