ASHKELON – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terpaksa dievakuasi dari panggung kampanyenya setelah roket yang diluncurkan dari Gaza masuk ke sebuah kota di Israel bagian selatan pada Rabu 25 Desember.
Menurut Reuters yang mengutip militer Israel, roket masuk ke Ashkelon, kota yang berjarak 12 km dari Gaza, dan mengatakan roket telah ditembak jatuh oleh kubah besi (iron dome), sistem pertahanan udara.
Baca juga: PM Israel Benyamin Netanyahu Didakwa Atas Tuduhan Korupsi, Suap dan Penipuan
Baca juga: Istri PM Israel Menyalahgunakan Uang Negara: Dana Dipakai untuk Jasa Katering
Namun, Netanyahu harus berlindung sebentar sebelum melanjutkan acara kampanyenya tersebut. Ia dikawal dari panggung oleh pengawal. Laporan mengatakan dia dibawa ke tempat perlindungan setelah sirene berbunyi.
Video of PM Netanyahu being rushed off the stage after rockets fired towards Ashqelon. pic.twitter.com/rhfCZ8eJlu
— Mannie (@manniefabian) December 25, 2019
Tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas serangan roket tersebut.
Wilayah Gaza, yang berada di bawah kendali kelompok Islam Hamas, namun kelompokk bersenjata yang lebih kecil, Jihad Islam, terlibat kontak senjata dengan Israel selama dua haru pada bulan lalu.
Israel memicu pertempuran pada bulan November di Gaza setelah membunuh Baha Abu Al-Atta, seorang komandan Jihad Islam yang dituduh memerintahkan peluncuran roket ke Ashdod.
"Dia (Al-Atta) sudah tidak ada lagi," sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan ucapan Netanyahu yang tersenyum setelah dia mengambil kembali panggung di Ashkelon, untuk menyambut para penonton.
(Rahman Asmardika)