nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Bupati Majalengka Divonis 1 Bulan 15 Hari Penjara atas Kasus Penembakan

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 17:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 30 525 2147498 anak-bupati-majalengka-divonis-1-bulan-15-hari-penjara-atas-kasus-penembakan-M90d8FsuqS.jpg Irfan Nur Alam menjalani sidang putusan di PN Majalengka (Foto: Okezone/Fathnur Rohman)

MAJALENGKA - Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi divonis penjara selama 1 bulan 14 hari atas kasus penembakan kontraktor Panji Pamukasandi. Irfan dianggap hakim bersalah karena alpa hingga membuat orang lain terluka.

"Dengan ini menyatakan terdakwa Irfan Nur Alam telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, karena kealpaannya membuat orang lain luka sedemikian rupa sehingga sakit sementara. Menjatuhkan hukuman pidana selama 1 bulan 15 hari," kata Hakim Ketua Eti Koerniati dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Majalengka, Jawa Barat, Senin (30/12/2019).

Vonis hukuman pidana yang dijatuhkan hakim jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Irfan sedianya dituntut hukuman dua bulan penjara karena melanggar Pasal 360 Ayat (2) KUHP.

Baca Juga: Polisi Sebut Ada 2 Tersangka Baru di Kasus Penembakan Anak Bupati Majalengka 

Irfan Nur Alam

Menurut Humas PN Majalengka, Kopsah, keputusan tersebut diambil Majelis Hakim berdasarkan fakta-fakta persidangan. Selain menjatuhkan vonis 1 bulan 15 hari penjara, Hakim juga menjatuhkan hukuman berupa pencabutan izin kepemilikan senjata api, serta pemusnahan senjata api.

"Karena itu, kewenangan Majelis Hakim berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, yang diperoleh dari keterangan saksi, keterangan ahli, dan lainnya," ujar Kopsah seusai persidangan.

Lebih lanjut ia menegaskan, Majelis Hakim mempunyai Kemandirian dalam memutus suatu perkara yg diperiksa dan diadili. Majelis Hakim tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun dalam menjatuhkan putusannya.

Sementara, Kuasa Hukum Irfan yakni Kristiawanto mengaku kalau Irfan menerima keputusan yang diberikan oleh majelis hakim. Menurutnya keputusan tersebut sudah inkrah. "Dari keputusan itu, terdakwa sudah menerima, " ucap dia.

Baca Juga: Kasus Senjata Api, Anak Bupati Majalengka Dituntut Dua Bulan Penjara 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini