Patroli itu terutama diharapkan juga diintensifkan pada malam hari, waktu di mana penculikan sering terjadi.
Isu pelanggaran curfew ini juga diangkat oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang meminta para pemilik kapal untuk menaati aturan-aturan yang telah diberikan otoritas Malaysia, dan bertanggungjawab jika terjadi penculikan terhadap awak kapal mereka di jam malam yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, Judha juga mengakui bahwa harus ada solusi terhadap larangan melaut pada jam-jam tertentu, karena berhubungan dengan mata pencaharian para nelayan di wilayah sekitar perairan Sabah. Judha berharap akan ada alternatif di Malaysia agar para nelayan di sana mendapatkan solusi.
“Artinya, kita paham dari sisi keamanan tidak aman bagi mereka untuk melaut karena situasinya belum terjamin, tapi di sisi lain tentunya mereka perlu juga penghidupan. Harapan kita tentu di Malaysia ada alternatif, ada solusi yang bisa disampaikan bagi mereka,” pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.