BENGKULU - Tim SAR gabungan, belum berhasil menemukan bangkai kapal nelayan asal Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, yang diprediksi terbawa arus hingga Perairan Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Di mana pencarian pada hari ketiga, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko.
Baca Juga: Hilang Kontak, Kapal Nelayan Pesisir Selatan Diperkirakan Terbawa Arus ke Mukomuko
Pencarian yang terbagi dua tim itu melakukan penyisiran perairan Bengkulu hingga Perairan Mukomuko dan Perairan Air Haji, Pesisir Selatan menuju ke perairan Mukomuko.
Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik melalui Humas SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, pencarian hari ketiga kapal Mitra Utama asal Pesisir Selatan di Perairan Mukomuko, belum membuahkan hasil.
Mega menjelaskan, dalam pencarian kapal nelayan yang membawa 10 orang itu, tim SAR gabungan menerjunkan dua unit RIB 01 kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko.
''Pencarian hari ini masih nihil. Hari ini tim menerjunkan RIB 01 Kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ini,'' kata Mega saat dikonfirmasi Okezone, Minggu 2 Februari 2020.
Pencarian kapal nelayan yang dinyatakan hilang tersebut, lanjut Mega, untuk RIB 01 Kantor SAR Bengkulu, mencari sejauh 15 Nautical Miles, perairan Bengkulu, Kota Bengkulu ke arah perairan Mukomuko.
Sementara, RIB 02 Pos SAR Mukomuko, sampai Mega, melakukan pencarian, dari Perairan Air Haji, Pesisir Selatan hingga Perairan Mukomuko.
''Dari kantor SAR Bengkulu, pencarian sejauh 15 Nautical Miles ke arah Mukomuko. RIB 02, yang bersandar di Air Haji, Pesisir Selatan melakukan pencarian dari Air Haji menuju Mukomuko,'' jelas Mega.