Kapal Nelayan Hilang Kontak, Tim SAR Sisir Perairan Bengkulu hingga Pesisir Selatan

Demon Fajri, Okezone · Senin 03 Februari 2020 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 340 2162305 kapal-nelayan-hilang-kontak-tim-sar-sisir-perairan-bengkulu-hingga-pesisir-selatan-3bPSOiycgR.jpg Pencarian Kapal Nelayan yang Hilang Kontak di Perairan Mukomuko, Bengkulu (foto: Tim SAR Gabungan/Ist)

BENGKULU - Tim SAR gabungan, belum berhasil menemukan bangkai kapal nelayan asal Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, yang diprediksi terbawa arus hingga Perairan Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Di mana pencarian pada hari ketiga, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko.

Baca Juga: Hilang Kontak, Kapal Nelayan Pesisir Selatan Diperkirakan Terbawa Arus ke Mukomuko 

Pencarian yang terbagi dua tim itu melakukan penyisiran perairan Bengkulu hingga Perairan Mukomuko dan Perairan Air Haji, Pesisir Selatan menuju ke perairan Mukomuko.

Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik melalui Humas SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, pencarian hari ketiga kapal Mitra Utama asal Pesisir Selatan di Perairan Mukomuko, belum membuahkan hasil.

Pencarian kapal nelayan yang dinyatakan hilang di perairan Mukomuko (foto: Tim SAR Gabungan/Ist)	 

Mega menjelaskan, dalam pencarian kapal nelayan yang membawa 10 orang itu, tim SAR gabungan menerjunkan dua unit RIB 01 kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko.

''Pencarian hari ini masih nihil. Hari ini tim menerjunkan RIB 01 Kantor SAR Bengkulu, dan RIB 02 Pos SAR Mukomuko. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ini,'' kata Mega saat dikonfirmasi Okezone, Minggu 2 Februari 2020.

Pencarian kapal nelayan yang dinyatakan hilang tersebut, lanjut Mega, untuk RIB 01 Kantor SAR Bengkulu, mencari sejauh 15 Nautical Miles, perairan Bengkulu, Kota Bengkulu ke arah perairan Mukomuko.

Sementara, RIB 02 Pos SAR Mukomuko, sampai Mega, melakukan pencarian, dari Perairan Air Haji, Pesisir Selatan hingga Perairan Mukomuko.

''Dari kantor SAR Bengkulu, pencarian sejauh 15 Nautical Miles ke arah Mukomuko. RIB 02, yang bersandar di Air Haji, Pesisir Selatan melakukan pencarian dari Air Haji menuju Mukomuko,'' jelas Mega.

Sebagaimana diketahui, Kapal Mitra Utama asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dinyatakan hilang kontak setelah melaut di sekitar Perairan Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapal nelayan itu membawa 10 orang. Mereka atas nama Izal, Engki, Gandi, Iwil, Anton, SII, Oyon, Muamat, Kimun dan Idit. Kapal dengan jenis bagan itu dinyatakan hilang diduga diterjang gelombang tinggi di Perairan Air Haji, pada Rabu 29 Januari 2020.

Baca Juga: Dua Korban Terakhir Kapal Tenggelam di Perairan Tanjungtiram Ditemukan

Kapal yang tenggelam di perairan Air Haji, Pesisir Selatan tersebut diprediksi terbawa arus hingga Perairan Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Hal tersebut berdasarkan pemetaan (SARMAP) Basarnas.

Selain itu, dari Pos SAR Mukomuko, sebelumnya telah mendapatkan laporan dari Kantor SAR Padang, pada Kamis 30 Januari 2020, jika satu kapal Mitra Utama lost contact. Hingga hari ketiga pencarian di Perairan Mukomuko, pencarian masih belum berhasil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini