Sebagaimana diketahui, Kapal Mitra Utama asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dinyatakan hilang kontak setelah melaut di sekitar Perairan Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan.
Kapal nelayan itu membawa 10 orang. Mereka atas nama Izal, Engki, Gandi, Iwil, Anton, SII, Oyon, Muamat, Kimun dan Idit. Kapal dengan jenis bagan itu dinyatakan hilang diduga diterjang gelombang tinggi di Perairan Air Haji, pada Rabu 29 Januari 2020.
Baca Juga: Dua Korban Terakhir Kapal Tenggelam di Perairan Tanjungtiram Ditemukan
Kapal yang tenggelam di perairan Air Haji, Pesisir Selatan tersebut diprediksi terbawa arus hingga Perairan Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Hal tersebut berdasarkan pemetaan (SARMAP) Basarnas.
Selain itu, dari Pos SAR Mukomuko, sebelumnya telah mendapatkan laporan dari Kantor SAR Padang, pada Kamis 30 Januari 2020, jika satu kapal Mitra Utama lost contact. Hingga hari ketiga pencarian di Perairan Mukomuko, pencarian masih belum berhasil.
(Fiddy Anggriawan )