Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjelasan BMKG Terkait Gempa M6,1 di Melonguane Sulut

Subhan Sabu , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |01:31 WIB
Penjelasan BMKG Terkait Gempa M6,1 di Melonguane Sulut
Ilustrasi gempa. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MANADO – Wilayah Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,1. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada titik koordinat 5,54 lintang utara dan 126,58 bujur timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 168 kilometer arah utara Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut, pada kedalaman 36 km.

Dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujar Kasi Data dan Info BMKG Sulut Edward H Mengko, Kamis 6 Februari 2020.

Baca juga: Gempa Bumi M6,1 Guncang Melonguane Sulut 

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Pulau Miangas dengan skala IV MMI, Kepulauan Talaud, Melonguane, dan Tahuna dengan skala II-III MMI. Hingga kini tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement