nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekonstruksi Pembunuhan Mertua Sekda Lamongan, Tersangka Peragakan 23 Adegan

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 519 2167471 rekonstruksi-pembunuhan-mertua-sekda-lamongan-tersangka-peragakan-23-adegan-seAa5gd8qE.jpg Kapolres Lamongan AKBP Harun (Okezone.com/Avirista)

LAMONGAN – Polisi menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan Rowaini dengan melibatkan dua tersangka, Imam Winarto dan Sunarto. Keduanya memperagakan 23 adegan pembunuhan ibu mertua Sekda Lamongan Yuhronur Efendi itu.

Rekonstruksi kasus mulai dari warung milik Imam Winarto yang letaknya sekira 150 meter dari rumah korban di Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (12/2/2020).

“Total ada 23 adegan rekonstruksi yang dijalani kedua pelaku kali ini," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun.

Polisi mengawal ketat jalannya rekonstruksi yang ikut disaksikan jaksa penuntut umum dari Kejari Lamongan. Dua tersangka digiring dari mobil tahanan lalu dimasukkan ke warung milik Imam yang digunakan sebagai lokasi merencanakan pembunuhan.

Dari warung itu, kedua tersangka yang merupakan otak dan eksekutor dibawa ke rumah korban. Saat reka ulang berlangsung, warga yang menyaksikan di lokasi mencaci maki kedua tersangka.pelaku pembunuhan

Bahkan ada sejumlah orang yang berusaha menyerang keduanya saat akan kembali ke mobil tahanan, namun langsung dicegah polisi.

Dalam rekonstruksi terungkap, Imam memasuki rumah Rowaini di Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, melalui pintu belakang yang tidak dikunci. Dia kemudian bertemu Rowaini, tapi korban tak curiga kalau dirinya mau dihabisi.

Baca juga: Pembunuh Ibu Mertua Sekda Lamongan Dijanjikan Imbalan Rp200 Juta

Imam lalu mengeluarkan pisau dari saku celananya kemudian menusuk leher kiri dan kanan Rowaini. Perempuan 70 tahun itu pun roboh di dalam rumahnya dan meninggal dunia.

Rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka. "Setelah proses rekonstruksi, secepatnya kita rasa berkasnya sudah cukup akan kami serahkan ke Kejari Lamongan," ujar Harun.

Sebagaimana diketahui, pembunuhan Rowaini (70) terjadi pada Jumat 3 Januari 2020 malam. Saat itu korban yang mengenakan mukena ditemukan bersimbah darah di rumahnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini