nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Cerita Korban Selamat Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi

krjogja.com, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 06:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 22 510 2172438 begini-cerita-korban-selamat-tragedi-susur-sungai-smpn-1-turi-z1k2bLjEVb.jpg Beberapa Siswa SMPN 1 Turi Tenggelam Akibat Terseret Arus saat Kegiatan Susur Sungai Sempor, Sleman (foto: KRJogja)

SLEMAN – Sebanyak 6 siswa SMPN 1 Turi Sleman dipastikan meninggal dunia dan 4 siswa lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian akibat terseret arus Sungai Sempor di Dukuh Donokerto, Sleman. Lalu bagaimana sebenarnya awal mula peristiwa nahas ini terjadi?

Ahmad Bakir, siswa selamat mengungkapkan, kejadian banjir di Sungai Sempor terjadi cukup cepat saat siswa sedang melakukan kegiatan susur Sungai Sempor Donokerto Turi Sleman, pada Jumat 21 Februari 2020.

Baca Juga: Penyisiran Dihentikan Sementara, 6 Siswa SMP 1 Turi Tewas dan 4 Masih Dicari 

“Tiba-tiba saat susur sungai itu air datang deras dari utara, saya saat itu posisi di pinggir mau ke jalan naik gitu. Langsung saya suruh semuanya naik, ada banyak teman-teman perempuan, saya beri jalan gitu untuk naik. Tapi masih ada sebagian yang menetap di situ (sungai),” ungkap Bakir ketika ditemui wartawan di SMPN 1 Turi.

Siswa SMPN 1 Turi yang selamat berupaya mencari temannya yang hilang terseret arus Sungai Sempor, Sleman. (foto: istimewa)	 

Siswa Kelas 8C SMPN 1 Turi itu mengaku, melihat beberapa siswa hanyut terbawa arus sungai yang tiba-tiba deras. Namun, ia melihat dua siswa berhasil diselamatkan oleh beberapa rekan yang memang berusaha untuk melakukan penyelamatan.

“Ada yang hanyut, tapi saya dan beberapa teman lain sempat menolong. Dua yang hanyut itu bisa ditolong, selamat. Kejadian tadi sekitar pukul 15.00 WIB, tadi mulai kegiatan jam 13.30 WIB,” tuturnya.

Kegiatan susur sungai pramuka tersebut menurut Bakir dibagi dalam dua regu per kelas. Kelas 8 dibagi per kelas masing-masing begitu juga dengan kelas 7.

“Susur sungai itu per kelas, kan dibagi dua regu itu di bawah DP (Dewan Penggalang) itu, dia di bawah Pembina. Berdasarkan kelas, jadi ada cewek dan cowoknya ikut dalam susur sungai itu. Saya tidak tahu siapa yang meninggal tapi katanya siswa kelas 1 (7), untuk kelas 8 baru isu saya belum tahu pastinya,” urainya.

Baca Juga: Sultan HB X Datangi SMPN 1 Turi Malam-Malam, Ini yang Disampaikan

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini