nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Fakta Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Sleman

Alfina Nuraini, Okezone · Sabtu 22 Februari 2020 20:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 22 510 2172614 6-fakta-tragedi-susur-sungai-smpn-1-turi-sleman-s2luCBbgQk.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Kegiatan susur Sungai Sempor yang dilakukan siswa SMPN 1 Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, berakhir dengan tragis. Ratusan siswa menjadi korban saat melakukan kegiatan pramuka, pada Jumat 21 Februari 2020. Kejadian banjir di Sungai Sempor terjadi cukup cepat, beberapa hanyut terbawa arus sungai yang begitu deras.

Berikut fakta-fakta yang terkait kejadian yang dialami siswa saat melakukan kagiatan susur sungai yang berhasil dirangkum Okezone:

1. Identitas korban

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo mengatakan tujuh korban telah berhasil teridentifikasi oleh petugas. Ketujuh korban meninggal yakni Nur Azizah, Latifah Zulfa, Sovie Aulia, Arisma Rahmawati, Khoirun Nissa, Evita Putri Larasati, dan Vanesha Dida. 

 Baca juga: Basarnas Terjunkan Ahli Selam Cari Korban Siswa SMPN 1 Turi di Sungai Sempor

Tak lama kemudian, Tim Basarnas menemukan dua orang siswa SMP Negeri 1 Turi, di Dam Nglenkong dan Dam Polowidi. Keduanya ditemukan sekira pukul 10.43 WIB oleh tim Basarnas. Jasad keduanya saat ini sedang dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda DI Yogyakarta. Total sudah ada 9 korban yang ditemukan.

Sementara itu korban luka sebanyak 23 siswa, 21 di antaranya menjalani rawat jalan dan 2 siswa rawat inap di Puskesmas Turi.

2. 45 lembaga turut serta melakukan pencarian

Sebanyak 45 lembaga turut melakukan pencarian dan evakuasi terhadap sejumlah siswa SMPN 1 Turi yang hanyut dalam kegiatan susur sungai. Ke-45 lembaga tersebut membentuk tim gabungan dan bekerja di bawah kendali Pos Komando di SMPN 1 Turi.

Baca juga: Susur Sungai Berujung Maut, Nadiem Makarim: Sekolah Harus Utamakan Keselamatan Siswa

Lembaga tersebut yakni BPBD, Basarnas, PMI, TNI, Polri, Dinsos, Tagana, SAR DIY, Dinkes, Rescue 920, Code x. PITU Rescue, GBS, IOF, Bahari, MDMC, SAR Linmas, Sembada Rescue, SAR MTA, PRB Mlati, Ramagama, Pendaki Indonesia, SAR Cangkringan, Banops DIY, Bala SAR, SKB, AMC, Restam, KRI, Kokam Turi, SAR Semesta, Destana, Guruh Merapi, Rescue 328, Kompas, LSC, Mapala Satu Bumi, Mahaguru, Bagana Banser, TRC Gamping, dan komunitas relawan.

3. Relawan dan warga ikut dalam proses evakuasi

Selain melibatkan 45 lembaga dalam proses evakuasi tragedi susur sungai yang memakan banyak korban ini juga turut mengerahkan relawan dan warga setempat. Banyaknya warga yang turut serta dalam proses pencarian guna mempermudah dan mempercepat terselesaikannya kasus ini.

Kompol Danang mengatakan, Puskesmas Turi dijadikan tempat pemeriksaan ante mortem, sedangkan untuk keterangan identitas siswa pos ante mortemnya di SMPN 1 Turi.

4. Polres Mendirikan 2 Posko Indentifikasi Korban

Guna memperlancar proses evakuasi, polres Sleman mendirikan 2 posko identifikasi yakni di Puskesmas Turi dan SMPN 1 Turi.

5. Kegiatan Tidak Koordinasi dengan Sekolah

Ketua Kwarda Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GKR Mangkubumi menyebut tidak ada koordinasi yang baik antara pembina, dengan pihak sekolah saat penyelenggaraan kegiatan susur sungai. Penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak ada koordinasi dengan sekolah.

Kepala Sekolah mengakui tak ada koordinasi tentang penyelenggaraan susur sungai. Kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan setiap semester sehingga dianggap hal yang lumrah saja.

6. Pembina Pramuka Berpeluang Jadi Tersangka

Enam pembina pramuka SMPN 1 Turi telah menjalani pemeriksaan pihak kepolisian karena bertanggungjawab pada tragedi susur sungai di Sempor, Donokerto Turi Sleman, yang menewaskan sembilan muridnya.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menetapkan tersangka kepada para pembina pramuka sekolahan tersebut. Sudah dilakukan pemeriksaan pada beberapa orang diantaranya dari Kwartir tentang SOP kegiatan pramuka yang punya risiko tinggi.

(wal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini