"Kami akan lihat pelaku ini siapa dan apa yang dia lakukan," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, batako yang digunakan pelaku diduga berasal dari Taman Tugu Tani.
"Kalau dilihat dari batu yang dilempar, batunya ada di sekitar tersebut. Pelaku diduga berjalan kaki. Dari pengecekan CCTV akan terlihat," ucapnya.
Guntur juga mengaku, saat ini dirinya belum bisa memastikan motif pelaku atas aksi perusakannya di Pos Polisi Lalu Lintas di kawasan Tugu Tani.
"Tak menutup kemungkinan dia sebel sama Polisi. 'Wah pos polisi nih kosong'. Kebetulan saat itu kosong karena sedang mengatur lalin. Kalau ada anggotanya saya rasa dia juga gak berani," pungkasnya.
(Awaludin)