WHO Peringatkan Merebaknya Wabah Demam Kuning di Ethiopia

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 23 April 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 18 2203746 who-peringatkan-merebaknya-wabah-demam-kuning-di-ethiopia-T7poBl15iy.jpg Foto: Reuters.

ADDIS ABABA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan wabah demam kuning di Ethiopia setelah jumlah kasus diduga dari penyakit itu meningkat dari tiga kasus yang dilaporkan pada 3 Maret menjadi 85 pada 6 April.

Delapan dari kasus yang diduga telah dites positif.

Vaksinasi telah diaktifkan kembali sejak lonjakan itu terdeteksi, tetapi WHO prihatin dengan berjangkitnya kasus-kasus tanpa riwayat perjalanan.

"Risiko di tingkat nasional dinilai tinggi. Wabah saat ini di Zona Gurage, wilayah SNNP menunjukkan penguatan yang cepat dari wabah demam kuning di daerah pedesaan," demikian disampaikan WHO sebagaimana dilansir BBC, Kamis (23/4/2020).

"Dalam konteks hampir tidak ada kekebalan populasi, tingginya jumlah kasus yang dicurigai dilaporkan dalam periode waktu yang singkat menjadi perhatian tinggi."

Ethiopia telah menjalankan program vaksinasi demam kuning yang menargetkan orang-orang yang tinggal di titik panas penyebaran.

Demam kuning adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan ke manusia oleh nyamuk. Penyakit ini sulit dan seringkali salah didiagnosis dengan penyakit atau demam lain.

Antibodi penyakit ini dapat dideteksi dengan tes darah.

Kebanyakan orang pulih setelah infeksi tahap pertama yang biasanya melibatkan demam, nyeri otot dan punggung, sakit kepala, menggigil, kehilangan nafsu makan, dan mual atau muntah. Sementara sekira 15% orang menghadapi fase kedua yang lebih serius yang melibatkan demam tinggi, penyakit kuning, perdarahan, dan penurunan fungsi ginjal.

Setengah dari mereka yang memasuki fase "beracun" biasanya meninggal dalam 10 hingga 14 hari. Sedangkan sisanya pulih.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini