Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

11 WN Nigeria Digaruk Usai Keroyok Polisi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Minggu, 28 Juni 2020 |12:26 WIB
11 WN Nigeria Digaruk Usai Keroyok Polisi
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya menggaruk 11 warga negara Nigeria yang melakukan aksi pengeroyokan terhadap anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya. Nantinya, ke-11 WNA tersebut akan diserahkan ke pihak Imigrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penangkalan ke-11 orang WNA Nigeria itu dilakukan oleh personel Resmob Polres Jakbar dan Polsek Cengkareng.

"Awalnya diamankan sembilan orang warga negara Nigeria yang diamankan, semalam ada penambahan dua WNA jadi totalnya ada 11," kata Yusri, Minggu (28/6/2020).

Polda Metro Jaya juga akan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan proses lebih lanjut.

"Selanjutnya kita juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi, personel Imigrasi juga datang ke TKP untuk dideteksi dan ditangani pihak Imigrasi," ungkap Yusri.

Sebelumnya, lima anggota Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dikeroyok puluhan WN Nigeria saat anggota sedang melakukan pengembangan kasus penipuan online dengan target yang berada di Apartemen Green Park,Cengkareng Jakarta Barat, Sabtu 27 Juni 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat salah satu orang yang berteriak adanya razia WNA. Usai teriakan itu, sekelompok orang WNA Nigeria langsung melawan pihak kepolisian dan mengeroyok empat orang personil anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya.

Kejadian itu berubah menjadi keributan hingga terjadi pemukulan terhadap anggota Polri oleh sekelompok orang yang kurang lebih berjumlah 80 orang itu.

Kemudian dengan bantuan personil Jatanras Polda Metro Jaya, Polres Jakbar, Polsek Cengkareng dan warga dapat diamankan sembilan orang WNA dan dibawa ke Polda Metro Jaya.

Keributan itu diduga karena salah paham informasi ada razia orang asing dari pihak Imigrasi sehingga dari kelompok WNA melakukan penghadangan, perlawanan dan pengeroyokan terhadap anggota Polri.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement