UU Keamanan Berlaku, Puluhan Orang Ditangkap dalam Demonstrasi Hari Penyerahan Hong Kong

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 18 2239572 uu-keamanan-berlaku-puluhan-orang-ditangkap-dalam-demonstrasi-hari-penyerahan-hong-kong-XrIUROM5GW.jpg Protes kecil di Hong Kong, 7 Juli 2020. (Foto: EPA)

HONG KONG – Puluhan orang telah ditangkap di Hong Kong, termasuk seorang pria yang membawa bendera pro-kemerdekaan, setelah undang-undang keamanan nasional yang disahkan Beijing mulai berlaku pada Rabu (1/7/2020).

Polisi telah menggunakan semprotan merica untuk membubarkan beberapa pengunjuk rasa yang berkumpul untuk memperingati 23 tahun penyerahan Hong Kong dari Inggris kepada China.

Kedaulatan Hong Kong diserahkan kembali ke China oleh Inggris pada 1997, di bawah perjanjian yang dirancang untuk melindungi kebebasan tertentu selama setidaknya 50 tahun.

BACA JUGA: UU Keamanan Nasional Disahkan, Aktivis Pro-Demokrasi: Ini Tandai Akhir dari Hong Kong

Sebelumnya, polisi telah memberlakukan larangan untuk berkumpul dan menggelar acara peringatan, dengan alasan mencegah penyebaran virus corona. Namun, beberapa aktivis pro-demokrasi telah berjanji untuk menentang larangan tersebut dan melakukan demonstrasi pada sore hari.

Polisi menghadapi sekelompok kecil demonstran yang berkumpul di pusat kota dan menangkap sedikitnya 30 orang atas tuduhan "pertemuan yang melanggar hukum, melanggar hukum keamanan, menghalangi polisi dan memiliki senjata".

Mereka yang ditangkap termasuk seorang pria yang membawa bendera "Kemerdekaan Hong Kong", demikian diwartakan BBC.

Pengunjuk rasa telah diperingatkan slogan-slogan tertentu dan spanduk mungkin merupakan kejahatan berat di bawah undang-undang keamanan nasional yang baru. Berdasarkan undang-undang kontroversial itu tindakan-tindakan pemisahan diri, subversi, dan terorisme dapat diganjar dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

BACA JUGA: UU Keamanan Nasional Hong Kong, Pelanggar Bisa Dihukum Penjara Seumur Hidup

Foto-foto di media sosial, yang dikonfirmasi oleh polisi sebagai foto asli, menunjukkan sebuah spanduk yang digunakan pihak berwenang untuk memperingatkan pengunjuk rasa tentang undang-undang baru.

Seorang aktivis pro-demokrasi memperingatkan ada "kemungkinan besar mereka akan ditangkap".

"Tuntutannya tidak akan ringan, silakan menilai sendiri," kata Tsang Kin-shing dari Liga Sosial Demokrat.

Seorang sumber mengatakan bahwa sekira 4.000 petugas kepolisian Hong Kong telah disiagakan untuk menangani kerusuhan yang mungkin terjadi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini