Kedua, lanjut dia, warga yang tahun ini ingin berkurban supaya tidak menghadiri langsung ke lokasi pemotongan. Ia pun meminta warga untuk mempercayakan pemotongan hewan kurban kepada panitia kurban.
"Yang ketiga, jaga kelompok masyarakat yang berisiko tinggi kalau tertular, misalnya anak-anak, orangtua, atau mereka yang punya penyakit bawaan. Mari saling ingatkan sehingga tidak meluaskan wabah dan tidak membuat orang-orang beresiko terpapar," jelas dia.
Baca Juga: Menag Imbau Umat Pedomani Panduan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban saat Pandemi
Sementara keempat, mantan Mendikbud itu meminta kepada para panitia penyelenggara Idul Adha agar daging kurban dapat didistribusikan secara langsung kepada para Mustahik. Sejak tahun lalu, kata dia, Pemprov DKI Jakarta juga turut mengolah daging kurban tersebut menjadi makanan siap saji supaya lebih awet.
"Dan ketika mereka menerima, bisa langsung dikonsumsi sehingga mereka tidak perlu memasak dan mengeluarkan biaya tambahan. Kami berharap dengan kita mentaati seluruh prinsip-prinsip syariat dalam proses pemotongan hewan kurban dan mentaati prinsip-prinsip protokol kesehatan di dalam kegiatan penyelenggaraannya maka insyaallah Hari Raya Idul Adha tahun ini membawa keberkahan pada semua," tandasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.